Home Lintas Jateng Prajurit Kodim 0721/Blora Diminta Netral

Prajurit Kodim 0721/Blora Diminta Netral

178

BLORA, 03/12 (BeritaJateng.net) – Pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tinggal enam hari lagi. Komandan Resot Militer 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto, SIP memberikan arahan kepada segenap Prajurit Kodim 0721/Blora, untuk menjaga netralitas TNI dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Blora 9 Desember mendatang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Makodim Blora yang dihadiri ratusan prajurit TNI dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, MM, Kasi Teritorial Korem 073/Mkt Letkol Inf Drs Aris Isnawan, Para Perwira jajaran Kodim 0721/Blora dan seluruh Prajurit Bintara dan Tamtama Kodim Blora.

Dalam kesempatan itu Komandan Korem 073/Mkt menekankan dalam Pilkada nanti untuk selalu menjaga netralitas TNI.

“TNI itu harus Netral sesuai UU No. 34 Tahun 2004 tentang Netralitas TNI. Netral yaitu tidak berpihak atau tidak membantu pihak-pihak dalam Politik”ungkap Kolonel Inf Ari Yulianto, SIP. (Kamis, 3/12/2020).

Netralitas TNI lanjutnya, yaitu TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis.

“TNI adalah alat negara bukan alat politik maka harus bisa memilih mana politik negara dan mana politik praktis. Pemerintahan itu berganti tetapi negara tidak akan diganti. Apabila negara punya kebijakan maka kita dukung tidak boleh ragu-ragu” Tegasnya.

Menurutnya, Ini tahun politik waspadai ada upaya adu domba, politik uang, ada upaya menggunakan tentara untuk politik.

“Jangan sampai kamu terpengaruh, Hati-Hati !. Ada 6 wilayah Korem 073 yang melaksanakan Pilkada yaitu Kabupaten Semarang, Demak, Kendal, Purwodadi, Rembang dan Blora.” Imbuh Kolonel Yuli.

Apabila ada 1 Babinsa yang melanggar, jangan sembarangan. Babinsa bagian dari Angkatan Darat. Apabila ada indikasi mau rusuh Babinsa harus tahu dan diantisipasi.

“TNI harus bersinergi dengan Polri, Kalian dilapangan jangan sampai kehilangan jadi dirimu. Jangan pamrih kepada masyarakat” paparnya.

Diakhir pengarahan Danrem 073/Mkt mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, kurangi pelanggaran dan utamakan kaluarga.

“Pesan saya dalam berdinas nanti kalau sudah pensiun, pensiun dengan hormat dalam arti tidak ada pelanggaran, Badanmu sehat, dan anak-anak mu genah dalam arti bekerja dan menjadi orang sukses,” punkasnya. (Her/El)