Home News Update PPP Solo Minta Konflik Dualisme Harus Diakhiri

PPP Solo Minta Konflik Dualisme Harus Diakhiri

SOLO, 27/1 (BeritaJateng.net) – Dualisme yang terjadi di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuat banyak tokoh lama di PPP beranggapan masalah yang terjadi saat ini menjadi sejarah kelam bagi PPP.

Salah satu politisi senior PPP Solo Mudrick Sangidu  menjelaskan kemelut yang terjadi saat ini adalah sejarah terburuk dalam tubuh PPP.  kelam bagi PPP. Jika di biarkan saja banyak kader partai yang akan pindah.

Bagi kader PPP di daerah, tegas Mudrick adanya perseteruan elit politik  yang terjadi dalam tubuh partai berlambang Kabah yang hingga kini belum terselesaikan maka kader daerah harus berani bersikap. Jangan sampai masalah tersebut mengancam keutuhan partai.

Mudrick juga menyampaikan pihaknya mendesak agar dua kubu saling bertemu dan duduk bersama. Dualisme antara kubu
Romahurmuziy (Romi) dan kubu  Djan Faridz harus segera di carikan solusi dengan duduk bersama agar perpecahan tidak terjadi di tubuh PPP.

“Bagaimana mungkin bisa menyelesaikan masalah bila tidak saling bertemu. Duduk bersama,” jelasnya kepada beritajateng.net di Solo Jawa Tengah.

Kader di bawah menurut
Mudrick sudah sangat lelah terkait konflik yang berkepanjangan yang tidak ada ujung pangkalnya. Konflik ini merupakan terburuk sejarah PPP di Indonesia.

Selain itu Mudrick juga menilai saat ini konflik yang terjadi bukan terkait masalah hukum lagi namun sudah merambah ke masalah politik.

“Jika mereka berdua diam saja berarti mereka menghendaki intervensi dari pihak luar atau dari pemerintah,” pungkas Mudrick.(bj24).