Home Hukum dan Kriminal Polrestabes Semarang Amankan Kotak Surat Suara 24 Jam

Polrestabes Semarang Amankan Kotak Surat Suara 24 Jam

Semarang, 1/12 (BeritaJateng.net) – Terkait pengamanan kotak surat suara dalam Pilkada 2015 di Kota Semarang, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin menyatakan pihaknya akan melakukan pengamanan 24 jam dengan tiga shift.

“Masing-masing lokasi distribusi akan dijaga enam personel dengan dibagi tiga shift dibantu Linmas,” kata Burhanudin di Mapolrestabes Semarang, Selasa (1/12).

Burhanudin menambahkan pihaknya mengerahkan sebanyak 1.118 personel untuk pengamanan selama proses permilihan kepala daerah hingga pelantikan pasangan terpilih.

“Pengamanan tersebut sampai hari H dan sampai selesai masuk KPU lagi. Pokoknya sampai situasi aman,” terangnya.

Surat suara sendiri untuk Kota Semarang tiba di Mapolrestabes Semarang tepat pukul 10.00 WIB dengan pengawalan ketat dari anggota polisi.

Diketahui, surat suara didatangkan dari PT Pura Barutama, sebuah percetakan yang ada di Kudus.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono mengatakan total surat suara yang siap didistribusikan yaitu 1.138.772 lembar.

“DPT ditambah 2,5% dan cadangan. Ini lengkap semua masuk dus. Ada lima truk yang membawa,” kata Henry.

Menurutnya, surat suara itu langsung ke Mapolrestabes Semarang untuk dilepas Kapolrestabes Semarang sekaligus penurunan pengawalannya. Surat suara juga sudah dilipat oleh pihak percetakan sehingga bisa langsung didistribusikan.

“Hal ini agar lebih efektif dan efisian. Dulu dilipat sini, banyak yang terlibat. Kalau sekarang dari percetakan sudah melipat. Untuk surat suara rusak langsung sudah diganti, ada 2.345 surat suara,” ujarnya.

Henry menambahkan ada tiga tempat pendistribusian yang diantar tidak ke Kantor Kecamatan karena kondisi keamanan, alam, atau pertimbangan lainnya. Yaitu Kecamatan Semarang Utara dipindah ke balai Keluarahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Barat di Kelurahan Salaman Mloyo, dan Kecamatan Banyumanik di kelurahan Ngesrep.

“Semarang Utara itu kan banjir, dipindah ke tempat yang luas dan nyaman buat kerja,” tandas Henry. (Bjt02)