Home Headline Polres Karanganyar Razia Gepeng dan Orang Gila 

Polres Karanganyar Razia Gepeng dan Orang Gila 

463
0
Polres Karanganyar Razia Gepeng dan Orang Gila 
        KARANGANYAR, 21/2 (BeritaJateng.net) – Polres Karanganyar bekerja sama dengan Satpol PP Karanganyar menggelar aksi penyisiran terhadap orang yang terganggu pikirannya (tidak waras), gelandangan serta pengemis (gepeng) di wilayah hukum Polres Karanganyar. Operasi ini dilakukan di sejumlah titik wilayah di Karanganyar.
         Penyisiran di mulai dari pasar-pasar tradisional serta terminal-terminal serta lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat mangkal orang gila, gelandangan serta pengemis (gepeng). Saat ditemukan petugas langsung mengangkutnya keatas kendaraan yang sudah di siapkan.
          Kasat Sabhara Polres Karanganyar AKP Suryono menyampaikan pihak Kepolisian merespon cepat dengan menggelar operasi perburuan terhadap orang gila yang berkeliaran di jalan. Mereka diamankan lalu didata selanjutnya dimandikan dan diberikan pakaian dan makanan.
         “Sebagai bentuk antisipasi, kami dari Kepolisian  harus jaga keamanan. Jangan sampai wilayah Karanganyar  ada gangguan, baik itu gangguan yang bersifat premanisme dan gangguan lainnya. Apalagi Kabupaten Karanganyar termasuk salah satu daerah yang bakal menggelar pilkada serentak 2018,” ungkap AKP Suryono,  Rabu (21/2/2018).
         Dalam hal ini, lanjut Suryono pihaknya dalam memberikan rasa aman di masyarakat berkoordinasi dengan Dinsos dan RSJ untuk perawatan gelandangan, pengemis dan orang gila yang berhasil diamankan dalam razia.
         “Operasi kali ini, kita mengamankan empat orang, terdiri dari orang gila, pengemis dan gelandangan. Selanjutnya kita koordinasikan dengan Dinsos dan RSJ untuk penanganan selanjutnya,” tuturnya.
        Operasi ini juga mengantisipasi aksi serupa yang terjadi di Jawa Timur, tepatnya di kota Tuban. Bahwa sebuah masjid telah dirusak. Tak lama kemudian ada seorang ulama Pengasuh Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan, KH Hakam Mubarok dikabarkan diserang orang tak dikenal. Belakangan diketahui para pelakunya adalah orang tidak waras alias orang gila. (db/El)