Home Hukum dan Kriminal Polres Cilacap Tangkap Penipu dengan Modus Penggandaan Uang

Polres Cilacap Tangkap Penipu dengan Modus Penggandaan Uang

Cilacap, 26/12 (Beritajateng.net) – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Cilacap menangkap Adm (45), warga Kelurahan Tegalreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, karena melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang.

“Penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah kami menerima laporan dari korbannya, PRM, warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Cilacap,” kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Ulung Sampurna Jaya didampingi Kepala Subbagian Humas Ajun Komisaris Polisi Bintoro Wasono di Cilacap, Jumat.

Dalam laporannya, kata dia, korban merasa dirugikan hingga Rp95 juta atas praktik penipuan yang dilakukan Adm.

Ia mengatakan bahwa modus operandi yang dilakukan Adm dengan cara meyakinkan korban bisa memperoleh uang melalui ritual gaib.

“Kemudian, pelaku minta korban untuk menyiapkan sejumlah uang agar bisa digandakan menjadi Rp700 juta sampai Rp3 miliar,” katanya.

Setelah menyerahkan uang kepada pelaku, kata dia, korban selanjutnya diberi sebuah koper yang boleh dibuka setelah empat bulan dan harus atas perintah pelaku sehingga koper tersebut akan berisi uang sebesar Rp3 miliar.

Setelah empat bulan, lanjut dia, korban meminta izin kepada pelaku untuk membuka koper tersebut.

Akan tetapi, lanjut dia, pelaku melarang dan mengulur waktu terus-menerus sampai berjalan satu tahun.

“Tanpa seizin pelaku, korban akhirnya membuka paksa koper tersebut dan ternyata hanya berisi tisu, kardus kosong, dan tiga amplop yang berisi uang mainan,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, korban melaporkankan kasus penipuan tersebut dan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Cilacap dengan menangkap Adm di Kelurahan Tegalreja, Kecamatan Cilacap Selatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut dia, pelaku yang pernah dihukum delapan bulan penjara dalam kasus penipuan pada tahun 2003 itu mengakui bahwa uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk uang muka sepeda motor dan sisanya untuk kepentingan pribadi dan mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Pelaku dijerat Pasal 378 atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman di atas empat tahun penjara dan barang bukti diamankan untuk proses penyidikan.

“Kami mengimbau masyarakat agar jangan mudah tergiur dengan penipuan dengan modus penggandaan uang dan jika ada yang menawarkan bisa menggandakan uang, segera laporkan ke polisi,” katanya. (ant/BJ)