Home Headline Polres Blora Turunkan Anjing Pelacak ke Gereja untuk Sterilisasi

Polres Blora Turunkan Anjing Pelacak ke Gereja untuk Sterilisasi

444

BLORA, 25/12 (BeritaJateng.net) – Untuk mengamankan jalanya ibadah Natal di sejumlah gereja di Kabupaten Blora, Polres Blora Polda Jateng mengerahkan tim sterilisasi, sebelum jamaat masuk ke Gereja untuk menjalankan ibadahnya.

Sterilisasi ini menggunakan berbagai perangkat seperti metal detektor, bersenjata lengkap, dan beberapa alat lain yang cukup canggih untuk mendeteksi benda- benda berbahaya.

Termasuk anjing pelacak dari unit K9 Polres Blora juga dikerahkan untuk mendeteksi benda mencurigakan bahan peledak antisipasi aksi terror.

“Sterilisasi dan pengamanan gereja ini sebenarnya sudah dilakukan juga oleh seluruh 16 Polsek jajaran di wilayah masing-masing. Namun untuk Tim Sterilisasi Sat Sabhara lebih memfokuskan kegiatan tersebut di beberapa gereja besar yang memiliki banyak jemaat,” ujar Kapolres Blora melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S. Sos,M.Si, Jumat, (25/12/2020) saat memimpin giat sterelisasi di Gereja Bethany Blora.

Sebanyak 10 petugas yang tergabung dalam tim sterilisasi melakukan Patroli gereja untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Dalam setiap kegiatan gereja, petugas Kepolisian bersama TNI dan instansi terkait yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Lilin Candi 2020 melaksanakan tugas sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) Pengamanan yang ada.

Salah satunya adalah sterelisasi gereja yang dilakukan minimal satu jam sebelum kegiatan ibadah. Adapun gereja besar yang menjadi sasaran tersebut diantaranya di wilayah Blora kota yaitu Gereja, Bethany, Santo Pius, GKI, GKJ dan Gereja St Willybrodus di Kecamatan Cepu.

“Kami juga berkoordinasi dengan pengurus gereja, terkait jadwal pelaksanaan peribadatan. Harapan kita dengan patroli rutin dan sterilisasi ini, jemaat akan lebih aman untuk melaksanakan ibadah di gereja dalam natal tahun ini,” terangnya.

Selama proses sterilisasi, tim belum menemukan adanya benda- benda berbahaya di gereja maupun di lingkungan gereja.

Namun jemaat dan majelis gereja diminta untuk tetap waspada dan meningkatkan rasa aman. Selama perayaan natal. Kepolisian juga akan melakukan backup keamanan bersama TNI dan Instansi terkait lain.

Selain antisipasi gangguan Kamtibmas, petugas gabungan juga melakukan pengamanan untuk memastikan jalannya ibadah di gereja menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Selain gangguan Kamtibmas, tak kalah penting adalah penerapan disiplin protokol kesehatan untuk antisipasi Covid-19, dengan selalu menerapkan 3M. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, ” imbuhnya

Rommo Eko salah satu pemuka agama Katolik gereja Santo Pius, mengaku senang dengan adanya tim Sterilisasi dari Sat Sabhara Polres Blora yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan patroli gereja, baik di altar, ruang jemaah maupun di sekitar lingkungan gereja.

Meski tanpa ada permintaan, namun Polisi, TNI dan Instansi terkait lainnya, kerap ikut membantu dalam perayaan natal di gereja.

“Kita sangat senang tanpa ada permintaan Polisi sudah merespon rutin setiap tahun dengan melakukan sterilisasi, patroli sampai pengamanan,” tuturnya. (Her/El)