Home Hukum dan Kriminal Polres Blora Safari ke Tokoh Agama Muhammadiyah Blora

Polres Blora Safari ke Tokoh Agama Muhammadiyah Blora

415
Polres Blora Safari ke Tokoh Agama Muhammadiyah Blora
      Blora, 5/1 (BeritaJateng.net) – Tidak hanya menjalin silaturahmi dengan pengurus cabang Nahdatul Ulama Blora yang telah dilakukan kemarin bersama romongan pejabat utama. Hari ini, Jumat (04/01/19) Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang, S.I.K, M.H juga berkunjungan ke kediaman Ketua Muhamadiyah Blora yang berlokasi di Kecamatan Kunduran, Blora.
       Dalam safari tokoh agama, kedatangan Kapolres bersama rombongan di sambutan yang baik oleh bapak Ngastoyo selaku pimpinan daerah Muhammadiyah Blora beserta pengurus.
       AKBP Anang mengungkapkan, maksud dan tujuan dari silaturahmi ini yakni menjalin silaturahmi antara Polres Blora dengan pimpinan dan pengurus Muhammadiyah.
       “NU dan Muhammadiyah adalah dua lembaga keagamaan besar di Indonesia Tujuannya, agar terbangun sinergitas antar ulama dan umaro dalam upaya untuk menjaga kamtibmas yang kondusif. terlebih menjelang digelarnya pesta demokrasi Pemilu Pileg dan Pilpres 2019 tentunya peran tokoh agama sangat berpengaruh sebagai penyeimbang.” Kata Kapolres.
       Kegiatan silaturahmi ini AKBP Anang, menawarkasn konsep koordinasi dan kerja sama yang berkesinambungan. Harapannya Kepolisian bersama tokoh masyarakat, agama dan pemuda, dapat saling menjaga kamtibmas dalam Pemilu pada bulan April 2019 nanti dari isu provokasi dan paham Radikalisme khususnya di wilayah Kabupaten Blora.
        “Hubungan komunikasi yang terjalin baik, kita dapat mecegah berbagai potensi persoalan masyarakat agar cepat bisa diselesaikan sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.
       Gayung bersambut, ketua Muhammadiyah Blora Bapak Ngastoyo mengatakan, salah satu karakter Muhammadiyah adalah membantu pemerintah serta bekerjasama dengan golongan lain untuk memelihara masyarakat yang adil dan makmur.
       “Kami siap membantu Kepolisian dalam hal memelihara keamanan dan ketertiban. Karena dengan rasa aman dan nyaman, kita dapat melakukan aktivitas maupun ibadah dengan hati yang tenang tanpa ada rasa was-was,” Jelas bapak Ngastoyo. (El)