Home Headline Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Pelajar Di Kota Semarang

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Pelajar Di Kota Semarang

633
0
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Pelajar Di Kota Semarang
        Semarang, 1/1 (BeritaJateng.net) – Jajaran Polrestabes Semarang berhasil mengungkap kasus pembunuhan  seorang pelajar di kota semarang. Pelaku bernama Bagus Aditya alias Ucil (22) warga tikung baru ix, kuningan, kota semarang berhasil diamankan tak lama setelah melakukan pembunuhan terhadap dean faqih putra (16) warga srondol kulon di kawasan pompa air kuningan semarang utara pada sabtu (29/12) dini hari lalu.
        Peristiwa pembunuhan terjadi adanya gesekan kelompok korban yang berjumlah sekitar delapan orang dengan remaja warga kampung  baru tikung.
         “Saya waktu itu sedang tidur terbangun setelah mendengar ada keributan di depan rumahnya,” ungkap Bagus Aditya alias Ucil, saat gelar perkara di Mapolsek Semarang Utara.
        Setelah mendapat informasi bahwa kampungnya diserang oleh gerombolan korban, pelakuyang kesehariannya sebagai sekuriti dikawasan tanjung emas langsung mengambil senjata tajam dan mencari pelaku penyerangan.
         “Saya masuk ambil senjata tajam, langsung cari pelaku penyerangan”, ujarnya.
         Naas bagi korban Dean faqih putra, saat mencoba kabur bersama rekannya, motor yang ditunggangi mogok. Pelaku yang emosi langsung menusukan senjata tajam ke arah korban. “Saya tusukan sebanyak dua kali kearah korban”, katanya.
       Usai menusukan senjata tajam pelaku pun langsung kembali ke rumah. Sementara korban langsung ditolong oleh rekan rekannya dan dibawa kerumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
        Polisi yang mendapati adanya pembunuhan terhadap seorang pelajar di kota semarang langsung melakukan penyelidikan, dan memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi. Dari keterangan tersebut, dalam waktu singkat polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku di tempat kerja.
        “Setelah mendapatkan informasi dilokasi, pelaku berhasil ditangkap di tempat kerja bersama Tim Resmob Polrestabes Semarang,” Ungkap Kompol. I Made Sapru, Kapolsek Semarang Utara.
         Selain pelaku, polisi juga mengamankan sepeda motor milik korban serta senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menusuk korban. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 351 dan pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman masimal seumur hidup. (Nh/El)