Home Headline Polisi Tangkap Perampok dengan Modus Pecahkan Kaca Mobil

Polisi Tangkap Perampok dengan Modus Pecahkan Kaca Mobil

Semarang, 10/12 (BeritaJateng.net) – Tim Resmob Polrestabes Semarang ungkap pelaku perampokan spesialis pemecah kaca mobil. Dua pelaku yang diringkus diketahui bernama Heri Irwansyah (45) dan Muhammad Aziz (31). Kedua pelaku merupakan warga asli Palembang yang lama menetap di Cakung, Jakarta Timur.

Dalam kurun waktu 2013 hingga sekarang, tercatat pelaku pernah melakukan aksi kejahatan serupa di 24 TKP yang berbeda di Kota Semarang. Petugas terpaksa melumpuhkan kaki pelaku dengan timah panas, pasalnya saat diminta menunjukkan barang bukti, pelaku berusaha kabur.

Modus yang dilakukan pelaku dengan menggunakan pecahan busi. Sebelum dilemparkan ke bagian kaca mobil, pelaku terlebih dahulu membasahi busi tersebut dengan air liur. Hal itu dilakukan agar kaca pada bagian mobil lebih mudah pecah.

“Saya tahu teknik itu dari senior saya. Sasarannya sepanjang Pantura sampai Semarang. Selama di Semarang transit di hotel daerah Bandungan, kalau sudah dapat korban baru kembali ke Jakarta,” ujar Heri.

Akibat aksinya ini, salah satu korban bernama Trisyanto Wicaksono (43) warga Jalan Kapuran Barat RT 02 RW 06 Jagalan, Semarang mengalami kerugian sebanyak kurang lebih Rp. 743 Juta.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin menyatakan saat beraksi para pelaku sebelumnya sudah membuntuti calon korban. Selanjutnya, pelaku menancapkan mobil korban dengan paku tubles yang ditempel disandal jepit pelaku.

“Nah pada saat ban mobil kempes, dan korban herhenti, saat itulah pelaku melakukan eksekusi,” ujarnya saat di Mapolrestabes Semarang, Kamis (10/12).

Kapolrestabes menambahkan, akan masih lakukan pendalaman terhadap kasus ini termasuk mengejar beberapa pelaku yang sudah dinyatakan DPO.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar saat mengambil uang dalam jumlah yang banyak, alangkah baiknya meminta pengawalan dari pihak kepolisian dan tidak dipungut biaya,” jelasnya.

Untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, para pelaku kini diamankan di Mapolrestbes Semarang berikut sejumlah barang bukti, diantaranya 2 unit mobil Daihatsu Xenia, 2 sepeda motor dan uang sebanyak Rp. 27 Juta serta barang bukti lainnya.

“Pelaku akan diancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian denpan pemberatan dan hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Burhanudin.(Bjt02)

Advertisements