Home Hukum dan Kriminal Polisi Tangkap 9 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Polisi Tangkap 9 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

image

Semarang, 4/6 (Beritajateng.net)-Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang meringkus sembilan pelaku penyalahgunaan narkoba.

Mereka yakni Davit Edi Kuncoro (24) warga Salatiga, Joko Sutikno (43) warga Ungaran, Indarto (32) warga Kebonharjo Semarang, Issaesar (27) warga Semeru Semarang, Pongki Y (32) warga Jangli, Muchlisin GR (19) warga Puspowarno Tengah, Abon (35) warga Lamper Tegah, dan Mahdi B (30) warga Jalan Darat Lasimin.

Kepada polisi Roy yang biasa kerja bantu jualan di Pasar Johar mengaku terpaksa menjual barang haram tersebut karena bingung semenjak pasar Johar terbakar tidak punya penghasilan.

“Bingung aja, karena tidak punya kerjaan pasca pasar Johar kebakaran. Kebetulan nganggur dapat tawaran untuk mengantar paket narkoba,”katanya saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Kamis (4/6).

Roy menambahkan karena butuh uang, ia bersedia menerima tawaran untuk mengantar paket hemat dari seorang kenalannya.

“Saya hanya menjalankan perintah aja untuk antar sabu untuk taruh di daerah Gang Pinggir,”imbuhnya.

Disanalah Roy ditangkap Sat Res Narkoba Polrestabes Semarang tanggal 4 Mei lalu saat hendak mengantar sabu yang pesanannya untuk diletakan di suatu tempat.

“Saya hanya antar paketan untuk diletakan disuatu tempat, dan memantau dari kejauhan. Tapi ndak tahu kenapa, kok bisa ditangkap polisi. Ini pertama dan terakhir lah pokoknya,”jelasnya.

Dari tangan pelaku Roy petugas menyita 0.162 gram sabu dan alat hisap. Selain mengedarkan, ternyata dia juga mengkonsumsi barang haram tersebut.

“Iya saya juga pakai,” ujarnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Buharnudin mengatakan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba ini berdasarkan penyelidikan.

“Sembilan pelaku ini diantaranya ada yang pengguna, dan pengedar,”ungkapnya.

Burhanudin menjelaskan untuk penanganan lebih lanjut, ke sembilan orang ini masih dilakukan pengembangan untuk mengetahui apakah para pelaku ini tergolong pengedar atau pemakai.

“Kita masih kembangkan kasusnya. Yang jelas para pelaku ini semua tidak ada hubungannya dengan jaringan Lapas,”jelasnya.

Terpisah Kasat Res Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Eko Hadi Prayitno mengatakan selain menangkap Roy, pihaknya juga melakukan pengembangan. Hasilnya petugas menangkap David yang patut diduga kurir.

“David juga kita tangkap, dia (Tersangka-Red) diduga kurir. Karena saat ditangkap di SPBU Pudak Payung ditemukan barang bukti,”terang Eko.

Lebih lanjut Eko membeberkan penangkapan Davit ini masih diselidiki. Karena yang bersangkutan berperan langsung untuk memasok.

“Kita masih selidiki Davit. Davit ini patut diduga kurir, karena semenjak ada pesanan barang, dia langsung kirim dari Salatiga. Karena barangnya 100 gram senilai Rp 150 juta, dia awasi dari jauh setelah meletakan di bawah tiang listrik sampai pemesan datang,” beber Eko.

Dari sembilan tersangka, rata-rata  dijerat Pasal 112 ayat (1) juncto pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 800 juta. Kepolisian masih terus mengembangkan kasus dari para tersangka tersebut.(BJ04)