Home Hukum dan Kriminal Polisi Selidiki Kades Ponggok Laporkan Kasus Penganiayaan

Polisi Selidiki Kades Ponggok Laporkan Kasus Penganiayaan

Ilustrasi Perkelahian
ilustrasi

Solo, 21/11 (BeritaJateng.Net) – Kepolisian Resor Kota Surakarta menindaklanjuti dan menyelidiki Kepala Desa Ponggok Polanharjo Klaten, Junaedi Mulyono (38) yang melaporkan kasus penganiayaan oleh Rusdi (30) di Jalan Yos Sudarso Serengan Solo.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah melalui Wakasat Reskrim AKP Ari Sumarwono di Solo, Jumat (21/11), mengatakan, kejadian tersebut sebernarnya antara Junaedi Mulyono dan Rusdi terlibat perkelahian di Jalan Yo Sudarso Serengan Solo, pada Kamis (6/11) dini hari.

Menurut Ari Sumarwono, peristiwa tersebut menyebabkan Rusdi mengalami luka-luka di bagian wajah hingga dia harus dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

“Periswa itu, Rusdi melaporkan kejadian itu, ke Polisi, dan kemudian menahan Junaedi dan ditetapkan tersangka, Selasa (11/11),” katanya.

Namun, polisi kemudian mendapatkan laporan dari Junaedi yang kini dalam penyelidikan tim penyidik.

Pihaknya selain menindaklanjuti laporan Rusdi juga Junaedi, dan hingga kini tahap penyelidikan. Karena, polisi setiap menerima laporan warga akan ditindaklanjuti.

Menurut dia, pada kasus penganiayaan tersebut akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP, tentang Penganiayaan. Junaedi yang sudah menjadi tersangka, kemudian melaporkan Rusdi karena dia juga merasa dianiaya.

Polisi sebelumnya menahan Kepala Desa Ponggok Polanharjo Klaten, Junaidi Mulyono (38), karena diduga terlibat kasus penganiayaan di dekat pasar Harjodaksino, Serengan Solo.

Menurut Kasat Reskrim Kompol Guntur Saputro, Kades tersebut melakukan menganiayaan terhadap korban, Rusdi, salah satu kerabat pengusaha buku tulis di Kota Solo, setelah pulang dari kafe di kawasan Serengan, pada Kamis (6/11) sekitar pukul 03.00 WIB.

Junaidi Mulyono warga Ponggok RT 1 RW 2 Polanharjo Klaten tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka. Peristiwa kasus penganiayaan itu, berawal dari korban yang dihadang oleh pelaku saat melintas di lokasi kejadian.

Pada kejadian tersebut sempat pelaku dan korban adu mulut yang berakhir perkelahian mengakibatkan korban luka. Polisi mendapatkan laporan melakukan pemeriksaan dan menerima hasil visum korban. (ant/pri)