Home Headline Polisi Ringkus Pengoplos Tabung Gas LPG 

Polisi Ringkus Pengoplos Tabung Gas LPG 

Semarang, 11/12 (BeritaJateng.net) – Praktik curang berupa pengurangan dan pengoplosan tabung gas elpiji yang dilakukan oleh sejumlah orang, dibongkar Sat Reskrim Polrestabes Semarang. Dalam waktu yang bersamaan sedikitnya 3 pelaku diringkus petugas di tempat yang berbeda.

Lokasi pertama di daerah Kemuning, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, petugas mengamankan dua orang pelaku masing-masing bernama Teguh Hermanto (34) warga Muktiharjo, Kecamatan Pedurungan Semarang dan Tri Sunarwanto (39) warga Desa Golok, Kecamatan Banyu Urip, Kabupaten Purworejo.

Diketahui, dua pelaku tersebut bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan tabung gas. Adapun modus yang dilakukan adalah dengan memindahkan tabung gas ukuran 12 Kg yang berisi ke tabung gas yang kosong dengan ukuran yang sama.

Ketika gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jumat (11/12), keduanya mempraktikkan bagaimana teknik pemindahan tabung gas itu. Kedua tabung diletakkan dengan cara tertidur, selanjutnya untuk memindahkan gas, para pelaku menggunakan peralatan berupa alat suntik dan sebuah pipa kecil.

Tri mengaku baru satu tahun bekerja di perusahaan tersebut, dan baru tiga bulan belakangan melakukan praktik seperti itu. Dikatakannya, ia terpaksa melakukan kecurangan ini lantaran upah yang diterima tidak sebanding dengan porsi pekerjaannya.

IMG_20151211_175904

“Gaji yang saya terima sedikit soalnya, Rp. 500 ribu sampai Rp. 600 ribu. Sedangkan biaya operasional yang saya keluarkan tiap harinya mencapai Rp. 50 ribu hingga Rp. 60 ribu,” terangnya.

Sementara segel yang ada pada tabung gas itu, tak menjadi penghalang dan mudah bagi pelaku untuk menggantinya. Pasalnya, kemasan segel yang tertempel mudah dilepas tanpa menggunakan alat khusus. Hal ini tentu menjadikan masyarakat perlu waspada akan praktik-praktik tersebut.

Selain itu, Tri juga berujar bahwa tabung-tabung kosong yang akan ditukarkan oleh masyarakat ketika membeli, menurutnya di dalamnya masih terdapat gas, meskipun sedikit.

“Saya juga sudah bilang ke orang mau beli, kalau ini masih ada isinya. Dari situ saya kumpulkan sedikit demi sedikit, dan ndak mesti juga tiap hari dapat,” tambahnya.

Kemudian di tempat lain, petugas juga mengamankan seorang bernama Ratno. Pria berumur 55 tahun itu diamankan dari sebuh rumah yang terletak di daerah Dempel, Kelurahan Muktiharjo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Demikian halnya dengan dua pelaku sebelumnya, Ratno juga melakukan kecurangan yang sama. Ia memindahkan isi dari empat tabung gas berukuran 3 Kg, ke dalam satu tabung gas kosong ukurang 12 Kg.

Dari cara dan alat yang digunakan pun hampir sama, hanya saja posisi tabung gas yang akan dipindahkan diletakkan dengan cara berdiri. Tabung gas yang berisi ditempatkan di atas, sedangkan yang kosong ditaruh di bagian bawah.

Kepada petugas, Ratno mengaku butuh waktu setengah jam tiap memenuh isi tabung gas berukuran 12 Kg. Sementara keuntungan yang didapat berkisar empat puluh tiga ribu rupiah tiap melakukannya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin menyatakan pemasaran yang dilakukan oleh para pelaku ini lebih tertuju ke warung-warung yang menjajakan makanan.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, kesemua pelaku diamankan di Mapolrestabes Semarang berikut beberapa barang bukti, diantaranya ratusan tabung gas ukuran 3Kg meliputi yang isi dan kosong. Lalu, puluhan tabung gas ukuran 12 Kg, sebuah mobil pick up dan satu unit sepeda motor roda tiga serta barang bukti lainnya.

“Yang berhak memindahkan ini sebetulnya ya dari SPBE, kalau dilakukan sembarang akan sangat berbahaya, bisa meledak,” tandas Burhanudin.(Bjt02)