Home Headline Polisi gelar Rekontruksi Pembunuhan Wanita Di Jalan Pawiyatan Luhur

Polisi gelar Rekontruksi Pembunuhan Wanita Di Jalan Pawiyatan Luhur

56
0
Polisi gelar Rekontruksi Pembunuhan Wanita Di Jalan Pawiyatan Luhur
            Semarang, 7/9 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Sektor Gajah Mungkur Semarang, Kamis (7/9) melakukan rekontruksi kasus pembunuhan terhadap Dwi Astuti (28) yang jasadnya ditemukan di tepi Jalan Pawiyatan Luhur Bendan Ngisor, Kota Semarang (16/8) lalu.
              Rekontruksi dilakukan di dua lokasi yang berbeda, yakni di rumah kontrakan tersangka Erwin Yoga di Jalan Genuk Krajan Rt 7, RW 4, Tegalsari Semarang dan Jalan raya Pawiyatan Luhur tempat tersangka membuang korban.
             Sebanyak delapan belas adegan diperagakan tersangka Erwin,  mulai kedatangan korban ke kontrakan tersangka hingga membuang mayat korbannya. Dalam rekontruksi tersebut diketahui sebelum membunuh korban, tersangka terlibat cek cok dengan korban terkait masalah utang piutang. Pada adegan ke 4 tersangka yang kalut kemudian mendorong korban dan mencekiknya hingga tewas, setelah keduanya menonton televisi.
                Kapolsek Gajahmungkur,  Kompol Ari Sigit mengatakan rekontruksi ini dilakukan guna melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebelum berkas lengkap atau P21.
Polisi gelar Rekontruksi Pembunuhan Wanita Di Jalan Pawiyatan Luhur
Polisi gelar Rekontruksi Pembunuhan Wanita Di Jalan Pawiyatan Luhur
             ”Adegan ke 4 terjadi cekcok saat keduanya menonton tv, pelaku emosi langsung menindih korban dan mencekiknya. Setelah dipastikan tewas pelaku menunggu waktu yang tepat untuk membuang korban yang sudah dibungkus plastik hitam,” ujarnya
              Sementara itu selama rekontruksi yang dijaga ketat oleh anggota Polsek Gajahmungkur, tersangka Erwin Yoga terlihat menyesal mengaku akan meminta maaf kepada pihak keluarga jika ada kesempatan untuk dipertemukan.
                ”Kalau ada kesempatan dan dipertemukan dengan pihak keluarga korban saya akan meminta maaf,” ujarnya.
               Proses rekontruksi ini selain dihadiri dua petugas Dari Kejaksaan Negeri Semarang, mendapat pengawalan Ketat Aparat Kepolisian. Selama proses rekontruksi sempat menjadi perhatian warga sekitar. (Nh/El)