Home News Update Polisi Ajarkan Wawasan Kebangsaan Pada Puluhan Siswa

Polisi Ajarkan Wawasan Kebangsaan Pada Puluhan Siswa

530
0
Polisi Ajarkan Wawasan Kebangsaan Pada Puluhan Siswa
       Blora, 20/11 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Resor Blora melalui Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak, terus berperan aktif menyebarkan wawasan kebangsaan ke siswa-siswa sekolah.
        Hal itu dilakukan dalam rangka membantu program pemerintah tentang pendidikan nasional dan menumbuhkan nasionalisme dan cinta tanah air. Diantaranya hari Senin, (19/11/18) kemarin telah dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Doplang, Kecamatan Jati, Blora Aipda Prayitno yang mengajar materi wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SMP negeri 2 Doplang.
       Kedatangannya disambut baik oleh para murid dan guru, hal itu terlihat dengan tidak ragunya para murid langsung datang menuju di salah satu ruang kelas untuk mengikuti materi wawasan kebangsaan dan kepemimpinan yang diperuntukkan bagi calon anggota OSIS tersebut.
         Materi yang disampaikan Aipda Prayitno diantaranya, 4 pilar kebangsaan meliputi pengertian Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI selain itu juga diberikan materi kedisiplinan, moral dan etika serta pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diikuti 40 orang siswa siswi dan beberapa perwakilan guru SMP 2 Doplang.
         “Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan disiplin, loyalitas, setia kawan dan Nasionalisme generasi muda khususnya para pelajar sejak dini,” ujar Aipda Prayitno.
         Terlihat para murid sangat senang dengan pembelajaran yang diberikan oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jati Polres Blora itu. Suasanan canda tawa dan keakraban yang terjadi antara sosok Polri dengan para murid. Tidak lupa diakhir pembelajarannya Aipda Prayitno juga memberikan hadiah kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan berupa alat tulis seperti buku dan ballpoint, kepada para murid.
         Diharapkan, tambahnya, tertanam nasionalisme di dada setiap generasi muda Kabupaten Blora, sehingga tidak muncul fikiran-fikiran yang negatif dan akan menjadi generasi penerus bangsa yang handal yang mampu bersaing dengan daerah lain bahkan internasional. (El)