Home Lintas Jateng Polemik Bantuan Keuangan Demak, DPRD Akan Panggil Gubernur

Polemik Bantuan Keuangan Demak, DPRD Akan Panggil Gubernur

image

Semarang, 9/12 (Beritajateng.net) – Bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada kabupaten/kota yang jumlahnya.mencapai Rp1,145 T pada 2015 yang terindikasi mengalami perubahan dan ramai diperbincangkan direspon oleh DPRD Jateng. Dewan akan segera memanggil Gubernur Ganjar Pranowo guna meminta penjelasan masalah tersebut.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Rukma Setyabudi mengungkapkan, bantuan keuangan yang sudah disepakati oleh DPRD melalui rapat paripurna tidak bisa dilakukan perubahan secara sepihak oleh eksekutif. “Perubahan yang mencolok adalah bantuan keuangan untuk Kabupaten Demak yang semula dianggarkan sebesar Rp109M berubah menjadi Rp45,7 M. Gubernur harus menjelaskan masalah ini,”ungkapnya Selasa (9/12).

Menurut Rukma, RAPBD tahun 2015 yang disahkan pada paripurna tanggal 28 November 2014 tersebut saat ini masih dipelajari oleh Kementrian Dalam Negeri dan belum dikembalikan ke pemprov.

Dengan demikian tidak bisa dilakukan perubahan oleh eksekutif. Oleh karena itu pihaknya mengaku kaget atas pemberitaan tersebut.”Mestinya perubahan hanya bisa dilakukan setelah dikoreksi oleh mendagri.Tidak bisa sekarang,” tegasnya.

Rencananya, Senin (15/12) besok pimpinan DPRD Jateng akan mengadakan rapat pimpinan (rapim) guna membahas pemanggilan tersebut. Hasil rapim akan menyepakati kapan pemanggilan akan dilakukan. Pemanggilan ini akan dilakukan karena upaya informal yang sudah dilakukan tidak mendapat penjelasan yang komprehensif dari eksekutif.

“Biro Keuangan sudah kita minta penjelasannya namun mereka bilang tidak bisa membuka data keuangan tanpa seijin gubernur,” ungkap Rukma.

Karena Biro Keuangan tidak bisa menjelaskan, tambah Rukma, maka lebih baik akan ditanyakan langsung secara formal kepada gubernur melalui mekanisme rapim. Lebih lanjut Rukma mengatakan, pembahasan mengenai bantuan keuangan dilakukan oleh Komisi D kemudian difinalisasi di Badan Anggaran dan disahkan dalam rapat paripurna.

Untuk Kabupaten Demak disepakati Rp109 Miliar.”Tiba tiba koq kita baca release pemprov jumlahnya jadi Rp45,7 M. Ini yang harus dijelaskan gubernur. Sebab selama ini kami tidak pernah diajakbicara,” pungkasnya.(Nur/pj)

Advertisements