Home Headline Polda Jateng Ungkap 299 Kasus Kejahatan

Polda Jateng Ungkap 299 Kasus Kejahatan

923
0
Polda Jateng Ungkap 299 Kasus Kejahatan
       Semarang, 31/10 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kejahatan yang ada di Wilayah Jawa Tengah dalam dalam operasi dengan sandi Jaran Candi 2018
       Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan hingga Oktober tahun ini terjadi ada 891 kasus pencurian kendaraan bermotor. Dalam operasi selama 20 hari yang digelar 9 Oktober hingga 28 Oktober terungkap 290 kejahatan tidak hanya Curanmor.
       “Dari 290 kejahatan yang berhasil diungkap sebanyak 344 tersangka diamankan bersama barang bukti tersebar setingkat Polda hingga Polres yang ada di Jawa Tengah. Untuk barang bukti yang diamankan 220 unit kendaraan roda dua dan 32 unit kendaraan roda empat atau lebih serta 260 item barang bukti lainnya”, ungkap Kapolda Jateng saat gelar perkara di Mapolda Jateng Selasa (30/10).
        Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan dengan kendaraannya di wilayah hukum Jawa Tengah, bisa mengecek  kendaraan roda dua di Mapolres setempat sementara untuk roda empat atau lebih di Mapolda Jateng.
Polda Jateng Ungkap 299 Kasus Kejahatan

“Yang pernah kehilangan, silahkan datang dengan menyertai surat-surat kepemilikan . Silahkan ambil gratis, namun  sewaktu proses hukum di pengadilan kita tetap pinjam pakai untuk bukti,” tambahnya.

       Sementara itu Bambang Sutaris, warga Tegal salah satu korban pencurian mobil datang ke Mapolda Jateng untuk mengambil kendaraannya.
       Bambang mengatakan kejadian yang menimpanya terjadi pada bulan awal Oktober lalu. Saat itu dirinya mengantarkan seorang penyewa bernama Rohansen ke Pemalang dan Pekalongan untuk melakukan praktik akupuntur.
       Ketika di hotel, korban disuguhi kopi oleh pelaku. Setelah meminumnya, ternyata korban merasa pusing dan tertidur tidak sadarkan diri.
         “Saya diajak menginap dihotel, di kasih kopi tahu tahu tidak sadarkan diri, bangun bangun u kunci mobil tidak ada, saya juga dikunci dari luar. Untungnya ada pintu lain, saya keluar dari pintu belakang, mobil telah raib,” ujarnya di hadapan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono.
        Mengetahui mobilnya hilang, ia segera melapor ke kepolisian. Kini Bambang sudah bisa kembali membawa mobil Suzuki Ertiga untuk di bawa pulang.
       Kapolda pun mengingatkan Bambang agar berhati-hati dan mengambil pengalaman dari peristiwa yang menimpa. Condro juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada jika disuguhi minuman oleh orang yang baru dikenal maupun tidak dikenal. (Nh/El)