Home Hukum dan Kriminal Polda Jateng Lakukan Rekontruksi Pabrik Pembuat Pil PCC

Polda Jateng Lakukan Rekontruksi Pabrik Pembuat Pil PCC

151
0
Polda Jateng Lakukan Rekontruksi Pabrik Pembuat Pil PCC
             Semarang, 8/12 (BeritaJateng.net) – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengelar rekontruksi kasus pembuatan pil pcc di Jalan Halmahera Kota Semarang, berhasil diungkap BNN dalam pengrebegan Minggu (3/12) lalu.
             Proses ekontruksi sendiri berlangsung tertutup. Awak media tidak diperbolehkan masuk, mereka hanya bisa mengambil gambar dari luar pagar.
            Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol. Krisno Halomoan Siregar, menjelaskan rekontruksi dilakukan mulai proses awal hingga akhir pembuatan pil pcc, serta persiapan pengiriman ekspedisi ke tempat tujuan.
             “Rekontruksi dilakukan dari awal dari persiapan tkp awal yakni tempat penyimpanan bahan kimia, bahan pembuatan obat,  tempat tinggal para pelaku, bagaimana mereka tiba ditempat ini dan apa yang mereka lakukan peran mereka masing masing, sehingga dapat diketahui peran masing masing tersangka”, ujarnya usai proses rekontruksi, Kamis (7/12).
Polda Jateng Lakukan Rekontruksi Pabrik Pembuat Pil PCC

Sehingga bisa diketahui peran masing-masing para tersangka dalam pembuatan pil pcc ini. Tim penyidik Polda Jateng juga menggandeng tim saksi ahli dari bpom dan  untuk menentukan tindak pidana bidang kesehatan.

            Untuk proses rekontruksi ini dilakukan di tiga lokasi, yakni tempat tinggal para tersangka, gudang penyimpanan dan rumah kontrakan yang dijadikan pabrik pembuatan pil pcc.
            “Dalam memproduski pil pcc, para tersangka tidak memiliki jadwal khusus dalam bekerja, namun hanya sesuai dengan order yang diinginkan”, tambahnya.
            Terkait istri dari Jony, menurutnya tidak terlibat dalam kasus ini. Terkait adanya dugaan tindak pidana pencucian uang dalam kasus ini, pihaknya masih melakukan pendalaman dan terus berkoordinasi dengan bnn serta Bareskrim Mabes Polri.
               Untuk dugaan adanya oknum yang terlibat, pihaknya mengaku masih melakukan pendalaman dan menyerahkannya pada jajaran yang berwenang. Saat ini pihaknya fokus dalam penanganan kasus tersebut.
              Seperti diberitakan sebelumnya, BNN berhasil menggrebek rumah kontrakan di jalan Halmahera raya nomor 27 Semarang,  yang diduga digunakan sebagai pabrik pembuatan pil pcc. Pabrik rumahan ini berkaitan dengan pabrik rumahan serupa di solo dan tasikmalaya. Dalam pengrebegan ini polisi menetapkan 20 tersangka. (Nh/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here