Home Hukum dan Kriminal PN Sidangkan Ribuan Kasus Pelanggaran Lalu Lintas

PN Sidangkan Ribuan Kasus Pelanggaran Lalu Lintas

(ilustrasi)
(ilustrasi)

Kudus, 11/11 (BeritaJateng.Net) – Pengadilan Negeri Kudus, Jawa Tengah, selama Januari hingga Oktober 2014 menyidangkan 24.315 kasus pelanggaran lalu lintas di daerah setempat.

“Dari Januari hingga Oktober 2014, persidangan paling banyak pada Januari 2014 yang mencapai 3.524 kasus pelanggaran lalu lintas,” kata Panitera Muda Pidana Pengadilan Negeri Kudus Bambang Rusiyanto di Kudus, Selasa (11/11).

Persidangan paling sedikit, terjadi pada Februari 2014 sebanyak 620 kasus pelanggaran. Jumlah kasus pelanggaran lalu lintas yang disidangkan Januari-Oktober 2014 tersebut masih lebih tinggi dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah kasus pelanggaran lalu lintas tertinggi yang disidangkan pada 2013 tercatat 2.742 kasus.

Ia mengatakan jenis pelanggaran yang paling sering terjadi, yakni tidak menyalakan lampu utama pada siang hari, pelanggaran marka jalan dan rambu lalu lintas, tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor, seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK) maupun surat izin mengemudi (SIM) serta tidak memakai helm.

Pasal yang dikenakan terhadap pengendara sepeda motor yang tidak menyalakan lampu utama pada siang hari, yakni pasal 293 ayat (2) Undang-Undang nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dari tingkat usia, pelanggaran yang terjadi hampir merata untuk usia dewasa hingga tua. Untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas, sosialisasi tertib lalu lintas kepada masyarakat, terutama pelajar, katanya, perlu ditingkatkan.

Selain itu, katanya, sosialisasi tertib lalu lintas juga perlu dilakukan hingga ke daerah pelosok. “Agar masyarakat benar-benar memahami Undang-Undang nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, termasuk sanksinya,” katanya. (ant/pri)

Advertisements