Home Lintas Jateng Plat Hitam Angkut Penumpang, Angkudes Kudus mogok

Plat Hitam Angkut Penumpang, Angkudes Kudus mogok

ilustrasi

Kudus, 16/12 (Beritajateng.net) – Puluhan angkutan pedesaan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa, melakukan aksi mogok operasi sebagai bentuk aksi protes atas beroperasinya kendaraan plat hitam yang mengangkut penumpang di jalur trayek angkudes.

Aksi mogok sekitar 25 angkudes tersebut, dilakukan di Pertigaan Ngembal Kudus kilometer 4 turut Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kudus.

Teko (50), salah seorang sopir angkudes jurusan Sub Terminal Bareng-Terminal Induk Jati Kudus, Selasa, mengakui, keberadaan kendaraan pelat hitam yang melayani penumpang dari Kudus ke Pati memang sudah berlangsung lama.

Akan tetapi, lanjut dia, jumlahnya saat ini semakin bertambah sehingga mengurangi pendapatan angkutan resmi yang selama ini melayani jalur trayek Sub Terminal Bareng-Terminal Induk Jati Kudus.

Sopir angkutan, kata dia, sudah terbebani dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kini muncul permasalahan banyaknya kendaraan pelat hitam yang ikut mengangkut penumpang di jalur angkudes.

“Harapannya dinas terkait segera menyelesaikan permasalahan tersebut agar tidak terjadi aksi mogok operasi seperti sekarang,” ujarnya.

Berdasarkan pengamatan para sopir angkudes, lanjut dia, penumpang yang diangkut kendaraan pelat hitam memang cukup banyak karena ada yang mencapai 14 penumpang.

Penumpang kendaraan pelat hitam tersebut, lanjut dia, ada yang dari Pati menuju Kudus dan sebaliknya yang dimungkinkan para pekerja dan guru.

Yoto, sopir angkudes lainnya mengakui, memiliki daftar kendaraan pelat hitam yang sering beroperasi, termasuk nama sopir dan pelat nomor kendaraannya.

“Kami mencatat ada 11 kendaraan pelat hitam yang sering beroperasi,” ujarnya.

Ia berharap, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kudus segera menertibkan kendaraan pelat hitam yang melayani penumpang tersebut karena merugikan angkutan resmi.

Pasalnya, kata dia, banyak penumpang yang beralih menggunakan kendaraan pelat hitam dibanding menggunakan angkutan resmi karena bisa sampai ke daerah tujuan di Pati.

Tercatat ada beberapa kendaraan pelat hitam yang dihadang oleh awak angkutan resmi untuk menginformasikan kepada mereka agar tidak beroperasi lagi.

Kepala Dishubkominfo Kudus Didik Sugiharto ditemui di lokasi aksi mogok operasi awak angkudes meminta semua awak angkutan untuk kembali beroperasi.

“Kami bersama Satlantas Polres Kudus akan menindak kendaraan pelat hitam yang selama ini mengangkut penumpang dari Kudus ke Pati atau sebaliknya,” ujarnya.

Berdasarkan aturan, lanjut dia, mereka memang melanggar karena jika ingin melayani penumpang tentunya harus diubah menjadi pelat kuning sebagai angkutan umum.

Operasi gabungan, katanya, akan dilaksanakan secepatnya jika awak angkudes sudah menginformasikan titik mangkal mereka pada jam-jam tertentu.

Tanpa ada dukungan informasi tersebut, dia mengakui, kesulitan menjaring mereka karena beroperasinya tidak menentu.(ant/pj)