Home Lintas Jateng PKPU Ajak Masyarakat Berqurban Melalui Sosialisasi Qurbanisasi

PKPU Ajak Masyarakat Berqurban Melalui Sosialisasi Qurbanisasi

IMG_20150908_105516

Semarang, 8/9 (BeritaJateng.net) – Mendengar kabar dari Pemerintah melalui Departemen Kessehatan yang menyatakan bahwa telah resmi mengeluarkan larangan kepada yang akan melaksanakan Ibadah Qurban agar tidak membeli hewan Qurban dari Kuningan. Karena keras dan susah dipotong. Masyarakat dihimbau agar lebih berhati-hati dalam membeli hewan Qurban.

Inilah yang mendasari Lembaga Kemanusiaan Nasional Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU) untuk kembali mensosialisasikan kegiatan qurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 1436 H. Agar benar-benar membeli hewan Qurban dan bisa disalurkan kepada yang membutuhkan secara tepat. PKPU mengajak masyarakat untuk memberikan bukti cinta dengan berbagi qurban bagi masyarakat yang tidak selalu mendapatkan distribusi qurban.

Melalui programnya Sebar Qurban Nusantara (SQN) “Qurbanisasi”, PKPU memfasilitasi para pequrban (mudhohy) untuk menyalurkan qurbannya. Qurbanisasi mempunyai filosofi perpindahan hewan qurban dari yang berkecukupan kepada yang membutuhkan. Berqurban dari perkotaan ke pelosok pedesaan, yaitu, mengajak seluruh lapisan masyarakat yang mampu untuk berqurban melalui PKPU dan akan disalurkan ke pelosok-pelosok negeri bahkan ke luar negeri seperti pengungsi Suriah di Yordania.

Menurut Kepala Cabang PKPU Semarang M. Miftahul Surur, PKPU sejak tahun 2000 sudah berpengalaman mendistribusikan hewan qurban dari 88.880 mudhohy dengan penerima manfaat lebih dari 1.823.380 keluarga menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Seperti Idul Adha pada tahun sebelumnya, 1435 H. Distribusi daging Qurban dilakukan di pelosok-pelosok, yang benar-benar membutuhkan.

“Untuk Jawa Tengah sendiri, pendistribusian hewan qurban akan diprioritaskan ke daerah yang membutuhkan seperti wilayah yang saat ini mengalami kekeringan cukup parah yaitu Wonogiri, Klaten, dan Boyolali,” ungkap Surur. (BJT01)