Home Nasional Pipa Gas Bumi “Gresem” Mulai Ditanam

Pipa Gas Bumi “Gresem” Mulai Ditanam

Semarang, 21/11 (BeritaJateng.net) – Pengerjaan proyek pipa transmisi Gresik Semarang (Gresem) mulai dilaksanakan. Hal itu dapat dilihat dari pipa-pipa yang membentang di sepanjang trotoar Jalan Kaligawe.

Berdasarkan informasi yang didapat BeritaJateng.net, pipa berwarna hitam itu telah ada sekitar seminggu. Selain itu terdapat beberapa pekerja yang melakukan galian dan pengukuran di wilayah tersebut.

Supaat, tukang becak yang mangkal di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kaligawe menerangkan, pipa-pipa tersebut sudah ada sekitar seminggu yang lalu.

Dikatakannya, beberapa pekerja sudah melakukan penggalian beberapa hari lalu. ”Kemarin sudah ada yang melakukan penggalian dan pengukuran. Hari ini belum ada aktivitas lagi, pipanya membentang di sepanjang trotoar Jalan Kaligawe,” katanya.

Lurah Kaligawe, Parno membenarkan pipa-pipa tersebut merupakan proyek jaringan gas bumi. Dia menerangkan, pihaknya telah menerima sosialisasi terkait proyek itu.

”Ya benar, itu merupakan proyek pipa gas bumi, pada beberapa titik nanti akan digali sedalam 15 meter. Kami juga akan dijanjikan sosialisasi lagi namun sampai saat ini belum ada kelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, melalui surat berkop Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dirjen Bina Marga nomor UM 02.02-BW tertanggal 5 November 2015, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, melalui Kepala Bagian Tata Usaha, Tri Indiarto menerangkan, pemasangan pipa gas tersebut berada para ruas Jalan Kaligawe KM SMG 3+350 sepanjang 2.150 meter dengan diameter pipa 8 inci, dan ruas KM SMG 5+550 sepangang 2.300 meter.

Dalam pelaksanaan proyek tersebut, pihaknya berkordinasi dengan “stakeholder” terkait untuk melakukan pengamanan dan mengatur lalu-lintas selama pengerjaan proyek tersebut. Kepala PSDA Jateng Prasetyo Budie Juwono menerangkan, jaringan pipa tersebut rencananya akan terhubung di PLTU Tambaklorok untuk menggantikan bahan bakar batu bara dengan gas. Nantinya instalasi itu akan menyalurkan gas untuk menggantikan bahan bakar PLTU yang berada di Tambaklorok.

Instalasi pipa gas bumi itu akan terhubung hingga provinsi lain yang merupakan proyek nasional.

Sudah izin ke Dinas PSDA Jateng

Sementara itu, Kepala ESDM Jateng, Teguh Dwi Paryono menerangkan, instalasi pipa tersebut akan terkoneksi hingga ke Gresik. Untuk pemanfaatannya di Kota Semarang akan distribusi bahan bakar PLTG di Tambaklorok dan digunakan untuk rumah tangga dan industri.

”Pipa gas itu akan terkoneksi Semarang hingga Gresik saat ini proses pembangunannya mencapai 60 persen dilakukan secara bertahap dan merupakan proyek jangka panjang. Setelah itu rencananya di bagian Selatan juga akan dibangun menuju Salatiga, Solo, dan Yogyakarta,” tandasnya. (Bj)