Home News Update Pilwakot Semarang Mundur Dari Yang Dijadwalkan???

Pilwakot Semarang Mundur Dari Yang Dijadwalkan???

KPU Kota Semarang saat melaunching tahapan Pilwakot 2015 di Gedung Moch Ihsan Lantai 8 Balaikota Semarang
KPU Kota Semarang saat melaunching tahapan Pilwakot 2015 di Gedung Moch Ihsan Lantai 8 Balaikota Semarang
KPU Kota Semarang saat melaunching tahapan Pilwakot 2015 di Gedung Moch Ihsan Lantai 8 Balaikota Semarang
Semarang, 24/7 (BeritaJateng.net) – Pemilihan Wali Kota dan Wawali Kota Semarang yang dijadwalkan pada 9 Desember 2015 mendatang, bisa saja mundur dari tanggal yang ditentukan. Hal ini disampaikan Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono di Ruang KPU Gedung Pandanaran lantai v Semarang.
“Pilwakot bisa saja diundur jika jumlah peserta kurang dari dua pasangan,” tutur Henry.
Menurutnya, pendaftaran untuk kandidat Wali dan Wawali Kota Semarang akan di buka pada 26 sampai 28 Juli 2015 pukul 16.00 WIB tepat.
“Namun hingga hari ini, Kamis (24/7) belum ada indikasi dari partai politik untuk mendaftarkan kandidatnya. Termasuk PDI Perjuangan juga belum mendaftarkan pasangan calonnya,” katanya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Pilwakot bisa berjalan lancar jika partai politik (Parpol) melakukan prosedur yang benar dalam mendaftarkan calon yang diusungnya.
“Berdasarkan PKPU 12 tahun 2015 Pasal 89 ayat 1 dijelaskan, jika pendaftar kurang dari dua pasangan maka akan diperpanjang tiga hari, yakni sampai 31 Juli 2015. Tapi jika sampai masa perpanjangan tersebut masih tidak ada yang mendaftar, maka akan diperpanjang sampai pelaksanaan Pilkada serentak mendatang, yakni 2017 mendatang,” terang Henry.
Hingga saat ini, baru PDI Perjuangan yang telah mengeluarkan rekomendasi dan mempublikasikan pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti yang di usung dalam Pilwakot 2015 mendatang, sedangkan partai lain belum mengeluarkan rekomendasi dari pusat.
Sehingga, pihaknya meminta ketua Parpol untuk segera tertib waktu mendaftarkan calon yang ingin diusung pada waktu yang semestinya agar tahapan Pilwakot bisa berjalan sesuai rencana. Menurutnya, tahapan yang berjalan secara baik juga akan berimbas pada kepercayaan masyarakat pada pelaksanaan kegiatan-kegiatan politik selanjutnya. (Bj05)