Home News Update Pilkada Semarang, Gerindra-PAN Masih Buka Peluang Koalisi

Pilkada Semarang, Gerindra-PAN Masih Buka Peluang Koalisi

ilustrasi

ilustrasi

Semarang, 3/2 (BeritaJateng.net) – Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Semarang meskipun telah resmi berkoalisi tetapi masih membuka peluang dengan partai-partai politik lain untuk berkoalisi dalam pemilihan walikota (Pilwalkot) Semarang 2015.

Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Suharyanto mengatakan, meskipun telah resmi berkoalisi, Gerindra dan PAN telah mampu mengusung calon sendiri, berdasarkan hitungan kursi.

Gerindra memperoleh tujuh kursi dan PAN dapat empat kursi di DPRD Kota Semarang sehingga total 11 kursi, sementara syarat mengusung calon minimal 10 kursi, atau 20 persen dari total kursi DPRD setempat.

Menurut Suharyanto, Gerindra-PAN masih sangat terbuka dengan parpol lain untuk memperkuat barisan koalisi yang telah dibangun kedua parpol, terutama Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Demokrat.

“Ya, kalau bisa koalisi besar, kenapa tidak? Intinya, dalam koalisi besar ini tidak ada ‘leader’, tidak ada ‘follower’. Semuanya sama demi membangun Kota Semarang yang lebih baik ke depan,” tegasnya.

Ia mengakui sudah ada komunikasi nonformal dengan Golkar, PKS, dan Demokrat untuk mewacanakan koalisi besar, dan komunikasi antarparpol anggota Koalisi Merah Putih (KMP) akan semakin diintensifkan.

“Kalau untuk membangun Kota Semarang yang lebih baik ke depan, kami optimistis koalisi besar ini bisa terbangun. Koalisi kami dengan PAN ini kan langkah awal untuk membangun yang lebih besar,” tukas Suharyanto.

Senada dengan itu, Ketua DPC PAN Kota Semarang Wachid Nurmiyanto membenarkan masih terbukanya koalisi terjalin dengan parpol lain karena koalisi PAN-Gerindra itu merupakan embrio atau tahap awal.

“Koalisi yang kami jalin dengan Gerindra ini merupakan embrio. Ke depannya, kami berharap parpol-parpol lain bisa semakin memperkuat, dalam posisi berdiri sama tinggi, duduk sama rendah,” katanya.

Artinya, kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang itu, koalisi besar yang akan dibangun bersama berbagai parpol itu menempatkan setiap anggotanya secara egaliter atau sesuai prinsip kesetaraan.

“Meski kami berdua (PAN-Gerindra, red.) sudah cukup mengusung calon sendiri, bukan berarti kami berdua menutup koalisi dengan parpol lain. Kami berharap embrio ini bisa dibesarkan bersama-sama,” katanya.

Sekarang ini, Wachid mengakui komunikasi dengan parpol-parpol lain kian diintensifkan, terutama dengan Golkar, PKS, dan Demokrat untuk merealisasikan koalisi besar menghadapi Pemilihan Wali Kota Semarang 2015. (BJ05)