Home Ekbis Phapros Targetkan Penjualan Naik 14 Persen di Tahun 2016

Phapros Targetkan Penjualan Naik 14 Persen di Tahun 2016

489

 

JAKARTA, 2/1 (BeritaJateng.net)– Tahun 2015 merupakan tahun pencapaian yang sangat baik bagi Phapros di tengah fluktuasi kurs Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dan kondisi perekonomian Indonesia yang belum stabil.

Pada akhir tahun 2015 lalu, Phapros berhasil mencatat kenaikan penjualan 19,5% dari tahun 2014 dari Rp. 578 miliar menjadi sebesar Rp691 miliar. Prestasi tersebut diikuti dengan pertumbuhan laba bersih yang naik signifikan sebesar 40%, dari Rp. 45 miliar menjadi Rp. 63 miliar pada akhir 2015.

Dengan dikeluarkannya paket-paket kebijakan ekonomi oleh pemerintah di tahun 2015 lalu, serta adanya program BPJS Kesehatan, Phapros yakin di tahun 2016 ini bisa membukukan penjualan dan laba bersih yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kami menargetkan penjualan tahun 2016 ini naik 14% dari realisasi tahun 2015. Kami juga yakin bahwa adanya BPJS Kesehatan bisa membantu meningkatkan penjualan di sektor obat generik hingga mencapai dua digit. Untuk laba bersih, karena kami punya kebijakan investasi terkait pembangunan pabrik baru dan sebagainya, kami targetkan bisa naik 7% dari realisasi 2015,” ujar Iswanto, Direktur Utama PT Phapros, Tbk.

Agar target tersebut bisa terealisasi, Phapros telah menyiapkan beberapa strategi. Diantaranya adalah dengan memperkuat unit parenteral atau obat injeksi yang selama ini menjadi kekuatan perusahaan farmasi yang sudah lebih dari 60 tahun berdiri ini.

“Untuk produk OGB dan ethical (obat dengan resep dokter) kami akan terus fokus ke pasar-pasar parenteral dengan mendorong pertumbuhan penjualan produk-produk andalan Phapros seperti Pantoprazole injeksi, dan Ranitidin injeksi,” jelas Iswanto.

“Selain itu, kami juga menyiapkan satu parenteral production line baru untuk menambah kapasitas obat injeksi Phapros, sehingga bisa tumbuh 30-40% dibanding tahun 2015. Kami menginvestasikan dana sebesar Rp20 miliar untuk lini tersebut,” tambahnya.

Sedangkan, untuk produk over the counter (obat jual bebas), Phapros bersiap masuk ke digital market untuk merambah e-commerce yang saat ini sedang berkembang serta melakukan re-branding dua produknya yakni Hemorogard dan Bioron. Di tahun 2016, Phapros juga akan menambah satu lagi portofolio produknya, yaitu alat kesehatan berupa implant arthroplas. (Bj)