Home Headline PFI Semarang Pamerkan 55 Karya Foto ‘Pantura’

PFI Semarang Pamerkan 55 Karya Foto ‘Pantura’

119
0
Walikota dan Wakil Walikota Semarang meninjau pameran foto PFI Semarang.

SEMARANG, 22/10 (BeritaJateng.net) – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang kembali menggelar pameran tahunan, kali ini mengambil tema “Pantura” di Galeri Monod Diephuis kawasan Kota Lama. Sedikitnya 55 karya 30 pewarta foto dari kota Tegal, Brebes, Pekalongan, Semarang, Demak, dan Rembang dipamerkan tanggal 21 hingga 29 Oktober mendatang.

Berbagai macam karya foto jurnalistik terangkum apik, mulai dari sisi lingkungan, budaya, ekonomi, pembangunan diwilayah pantura hingga aktivitas warga. Seperti salah satu display foto mengenai banjir rob yang ada di tepi pantai utara, Kota Semarang, dan Kabupaten Demak.

Kemudian, mengenai display foto arus lalu lintas Pantura yang padat, serta beberapa foto singgle yang masing – masing mempunyai karakter kuat dan mampu merepresentasikan denyut nadi kehidupan tepi pantai utara.

Ketua Panitia Pameran Foto Pantura, Aditya Pradana Putra mengatakan tema Pantura dipilih tidak hanya menunjukkan visual mengenai karakteristik jalur pantai utara yang memanjang dari ujung Kabupaten Brebes hingga ujung Kabupaten Rembang.

Berbagai ragam kehidupan, budaya dan keunikan tersaji baik dalam visual yang baik maupun kurang baik. Kurasi sendiri dilakukan oleh dua jurnalis foto senior R Rekotomo dan Chandra Adi Nugraha.

“Melalui pameran karya jurnalistik kami juga mengkampanyekan kepada pemerintah maupun masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan jalur Pantura yang kian kemari banyak yang mengalami kerusakan lingkungan dan berbagai macam bentuk kegiatan dan kehidupan,” katanya disela-sela pembukaan Pameran Foto yang juga dibuka oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Sabtu (21/10).

Selain pameran foto, PFI juga membuat sejumlah pelatihan fotografi dalam rangkaian acara tersebut, di hari kedua atau Minggu, 22 Oktober 2017 akan diadakan diskusi Landscape Photography bersama komunitas Instanusantara Semarang.
Selanjutnya, Sabtu, 28 Oktober 2017 juga akan dilakukan pelatihan fotografi untuk siswa dan mahasiswa bersama Komunitas Fotografer Semarang (KFS). Dan pada hari terakhir Minggu, 29 Oktober 2017 diadakan pelatihan foto jurnalistik bersama para jurnalis PFI Semarang dengan tema “Kiat Menjadi Citizen Photo Journalist di Tengah Kian Maraknya Isu Hoax”. Semuanya berlangsung secara gratis untuk semua masyarakat yang ingin mengikutinya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pameran Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang

Sementara itu Walikota Semarang Hendrar Prihadi, mengapresiasi acara pameran foto yang diselenggarakan oleh PFI Semarang. Dengan mengambil tema Pantura, Kota Semarang menjadi salah satu yang paling banyak ditampilkan dalam pameran kali ini. Dimana, mengenai sampah dilaut, banjir dipesisir, rob, adalah sebuah fenomena yang sering terjadi. Oleh karenanya, Ia beserta Wakil Walikota akan terus berupaya memecahkan permasalah yang terjadi di Pantura khususnya di Kota Semarang.

“Kritik dan masukan yang ada di pameran foto kali ini seperti, Banjir dan rob di wilayah timur Kota Semarang kini masih dalam proses penyelesaian, mengenai sampah kami juga sudah mempunyai perda dan terus melakukan sosialisasi. Oleh karenanya perlunya kebersamaan dalam memecahkan masalah tersebut, agar Semarang menjadi lebih baik,” tandasnya. (Ak/El)