Home Hukum dan Kriminal Petugas Gabungan Tindak Bus Tak Layak Jalan di Blora 

Petugas Gabungan Tindak Bus Tak Layak Jalan di Blora 

93
0
Petugas Gabungan Tindak Bus Tak Layak Jalan di Blora 
          BLORA, 14/11 (BeritaJateng.net)  – Sejumlah bus antar kota antar propinsi (AKAP) dan antar kota dalam propinsi (AKDP) tidak laik jalan terjaring razia yang digelar petugas gabungan dari balai perhubungan wilayah Pati dinas perhubungan propinsi Jawa tengah, dinas perhubungan kabupaten Blora  dan satlantas Blora, Selasa siang (14/11/2017). Selain bus sejumlah truk kelebihan muatan juga terjaring razia dan dikenakan surat tilang oleh petugas.
        Razia petugas gabungan ini digelar di terminal Ngawen kabupaten Blora. Sejumlah bus AKAP AKDP yang melintas dihentikan petugas dan dicek satu per satu kelaikan kondisinya. Pengecakan meliputi, kondisi rem, lampu depan hingga jenis ban. Selain pengecekan secara fisik, petugas juga melakukan pengecekan surat-surat kelengkapan kendaraan mulai surat kir, STNK hingga SIM.
        Kasi lalu lintas balai perhubungan wilayah Pati dinas perhubungan Provinsi Jawa tengah, sumirat mengatakan target utama razia ini adalah bus AKAP dan AKDP, namun karena razia digelar di jalanan petugas akhirnya juga merazia sejumlah truk dan mobil box.
        “Sebenarnya target utama adalah bus, tapi karena operasi di jalan, jadi kita harus peka terhadap kondisi lalu lintas. Apabila ada mobil barang yang kirnya mati kita tentu wajib menghentikan dan periksa,” ucap Sumirat.
         Dari razia yang digelar selama 2 jam, petugas menemukan sejumlah bus yang tidak laik jalan. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dengan memberikan surat tilang. Selain bus, petugas juga melakukan tindakan tegas terhadap sejumlah mobil yang uji KIRnya sudah habis.
         “Operasi hari ini sudah kita temukan beberapa pelanggaran diantaranya kendaraan tidak layak jalan. Kongkritnya ban depan bus ada yang vulkanisir walaupun buku kirnya baru, tapi karena ban depan itu harus orisinil maka kita tindak. Kemudian ada mobil barang yang KIRnya sudah mati ya itu kita tindak,” tegasnya.
        Sumirat menambahkan, sejumlah truk juga menjadi target razia kali ini. Selain diperiksa surat-suratnya petugas juga mengecek beban muatan truk.
         “Tadi petugas juga menemukan truk yang muatannya sangat berlebihan. Setelah kita ukur ternyata lebar kendaraan juga melebihi ukuran uji KIRnya,” tambahnya.
         Sejumlah sopir hanya bisa pasrah mendapat surat tilang dari petugas.  “Ini baru beli, mau mutasi ke karanganyar. kata petugas surat-suratnya kurang lengkap padahal ada surat jalan dari Samsat Karanganyar,” ujar Japar salah satu sopir bus.
         Rencananya razia semacam ini akan rutin dilakukan untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi kendaraan tidak layak jalan.
(MN/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here