Home Hukum dan Kriminal Petugas Gabungan Sisir Pantai Cari Korban Terseret Ombak

Petugas Gabungan Sisir Pantai Cari Korban Terseret Ombak

Semarang, 17/12 (BeritaJateng.net) – Pasca laporan adanya seorang warga yang terseret ombak di Pantai Tirang Semarang kemarin sore, Tim SAR gabungan hari ini melakukan penyisiran.

Dengan menggunakan perahu karet dan rigid infatable boat, anggota Basarnas Kantor SAR Semarang, Maulana Affandi tim gabungan dari Basarnas, abk KN SAR Sadewa, Penerbad Semarang,  BPBD Semarang, Baguna, dan Ubaloka serta Sarda Jateng berusaha menyisir sekitar lokasi.

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryono mengatakan pencarian dilakukan sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi.

“Kami sudah melakukan pencarian sejak pukul 06.00 pagi tadi,” kata Agus saat dihubungi wartawan, Kamis (17/12)

Petugas sempat mengalami kendala, pasalnya kondisi cuaca dan ketinggian ombak hingga mencapai tiga meter membuat pencarian sempat terhenti sekitar 45 menit. Sementara, kecepatan angin dari 10 hingga 12 knot.

Meski demikian, pencarian masih terus diupayakan apabila cuaca masih memungkinkan.

“Kita masih penyisiran di tepi pantai. Cuaca sampai saat ini masih buruk. Kami tetap berusaha,” kata Affandi.

Diberitakan sebelumnya, dua orang pemuda dikabarkan hilang di Pantai Tirang Semarang, Rabu (15/12) sejak pukul 16.00 WIB.

Dalam kejadian ini satu korban berhasil selamat atas nama Ivan Riski Ananda (18th) sementara satu orang lainya masih dalam pencarian atas nama Zaenudin (18th) Warga Srikaton Timur 1 RT 07 RW 05 Purwoyoso, Ngaliyan Kota Semarang.

Dari penuturan keluarga korban kepada pihak Basarnas menjelaskan, Zaenudin (18) tenggelam setelah memancing di kawasan pantai Tirang bersama rekan-rekannya.

Kemudian, rekannya tersebut mengajak berenang, korban tidak menyadari ketika berenang, ombak besar tiba-tiba datang hingga mengakibatkan dirinya terseret ombak. Upaya pertolongan sempat dilakukan rekan-rekan korban namun tidak membuahkan hasil.

Salah satu personil Basarnas, Abdullah mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari lapangan pukul 17.00 WIB sore, sehingga upaya pencarian tidak berlangsung lama, kondisi dilapangan yang hujan serta waktu yang menginjak malam membuat Tim SAR Gabungan memutuskan untuk melanjutkannya hari ini. (Bjt02)