Home Headline Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan Massa di Semarang

Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan Massa di Semarang

331
Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan Massa di Semarang

SEMARANG, 26/3 (BeritaJateng.net) – Petugas gabungan Satpol PP Kota Semarang dan Dinas Kesehatan kembali menggelar sosialisasi pencegahan dalam penyebaran virus corona, Kamis (26/3/2020).

Petugas gabungan yang dipimpin Kasat Pol PP Kota Semarang Fajar Purwoto ini menyasar tempat-tempat kerumunan seperti play station dan mall.

Selain membubarkan kerumunan yang ada di Play Station, petugas Dinas Kesehatan juga mengecek suhu tubuh pengunjung maupun penjaga outlet.

Untuk memastikan kondisi kesehatan para pedagang, petugas gabungan kembali mendatangi Pasar Karangayu dan kembali mengecek suhu tubuh pedagang.

Dari puluhan pedagang yang dicek, hanya seorang pedagang yang suhu badannya diatas 37,5 dan didata oleh Dinas Kesehatan untuk dipantau kesehatannya.

Pengecekkan dan sosialisasi dilanjutkan ke Matahari Johar, petugas menyisir ke outlet-outlet untuk mengecek suhu tubuh. Warga rela antri untuk mendapatkan giliran.

Disela pengecekkan suhu tubuh, petugas yang lain terus mensosialisasikan pencegahan corona, terus mengingatkan untuk menghindari kerumunan, sering cuci tangan dengan sabun dan selalu jaga jarak.

Dari puluhan pengunjung dan penjaga outlet di Matahari Johar, ada 5 orang dengan suhu badan diatas 37,5 dan kembali didata untuk dipantau oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Razia kerumunan dilanjutkan ke mall Paragon, suasana sepi tidak seperti hari biasanya. Petugas menyasar ke arena permainan anak-anak.

Di tempat tersebut, petugas mendapati dua anak sedang bermain. Setelah dicek suhu tubuhnya, kedua anak tersebut disuruh pulang dengan cara halus.

Namun beberapa saat kemudian, hampir terjadi kericuhan karena kedua anak tersebut mengadu ke orang tuanya kalau dibentak-bentak oleh petugas.

Namun setelah dijelaskan, orang tua yang tadinya marah-marah akhirnya minta maaf karena mendapatkan laporan yang tidak benar dari kedua anaknya.

Razia kemudian dilanjutkan ke arena play station di jalan Puspogiwang. Beberapa play station telah tutup karena diduga bocor.

Kasat Pol Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, razia gabungan untuk mecegah terjadinya kerumunan akan terus digelar.

“Kita kembali ke Pasar Karangayu untuk memastikan kesehatan para pedagang. Selain itu, kita mengingatkan kembali untuk pedagang supaya tutup jam 11.00 WIB,” ujar Fajar Purwoto.

Menurut Fajar, dari hasil penyisiran, ditempat-tempat kerumunan yang didatangi sudah relatif tertib dan melaksanakan arahan pemerintah.

“Beberapa tempat-tempat kerumunan relatif sudah tertib, mereka dengan suka rela menutup tempat usahanya karena menyadari rawan penyebaran virus. Virus Corona bisa dicegah dengan kedisiplinan masyarakat mengikuti arahan pemerintah,” ujar Fajar.

Wahyu Rahadi, seorang owner Play Station di Puspogiwang menyatakan usahanya telah tutup sejak Selasa Malam lalu setelah didatangi oleh petugas Polrestabes Semarang.

“Kami sangat mendukung, makanya setelah mendapatkan himbauan dari petugas kepolisian, kita langsung tutup. Karena kita juga menyadari wabah virus corona ini sangat membahayakan,” ujar Wahyu. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 4 =