Home Headline Peternak Harus Punya Sanitasi Yang Baik

Peternak Harus Punya Sanitasi Yang Baik

873

SEMARANG, 13/2 (Beritajateng.net) – Banyak peternak yang ada di Desa Sendang Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang mengelola peternakannya dengan tradisional dan belum dilengkapi dengan sanitasi yang baik sehingga kwalitas hewan ternaknya belum sesuai yang diharapkan agar memiliki nilai jual yang tinggi.

Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa tersebut melakukan edukasi dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya sanitasi pada lahan peternakan.

“Pemberian edukasi sanitasi ini dimaksudkan agar para peternak bisa menciptakan lingkungan yang tetap bersih dan sehat,” ungkap Fandika Robi Agung, Kordes KKN Desa Sendang, Kamis (13/2).

Fandika menjelaskan, Sanitasi dilakukan dengan membersihkan kotoran ayam yang ada dalam kandang dan ternak terlebih dahulu. Kemudian menyemprotkan Destan atau Desinfektan pada seluruh kandang maupun ternak. Sanitasi dilakukan satu minggu sekali untuk efektifitas penanggulangan atau pengendalian penyakit.

Kegiatan ini dilaksanakan Dusun Kembang Kerep, yang sekaligus menjadi rumah posko bagi KKN Undip Tim I 2020 desa Sendang. 4 dari 5 kepala dusun yang ada di desa Sendang. Selain dihadiri oleh kepala dusun, program sosialisasi ini ditujukan kepada kelompok peternak yang menjadi perwakilan tiap dusun.

Selain memberikan edukasi terkait sanitasi, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan tentang pembuatan ransum alternatif yang memiliki gizi tinggi untuk perkembangan hewan ternak. Ransum alternatif ini mudah ditemukan di desa Sendang dan tidak membutuhkan beaya yang besar.

“Ransum alternatif yang dipakai antara lain bekatul, limbah sayur, rebusan sereh dan probiotik. Dari kombinasi ini yang diharapkan dapat meningkatkan performa ternak,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung ke salah satu kandang ternak milik warga dengan percobaan pemberian sanitasi serta ransum alternatif. Para peserta begitu antusias memperhatikan sembari berdiskusi mengenai hal-hal lain yang berkaitan dengan peternakan.

“Harapannya setelah diadakannya edukasi ini, masyarakat khususnya peternak dapat menerapkan sanitasi dan pembuatan ransum alternatif bagi ternak mereka sehingga ternak lebih sehat dan dapat terhindar dari penyakit.”, Ujar Fandika.

Program KKN Undip Tim I 2020 desa Sendang ini juga sekaligus sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam bidang peternakan dengan menciptakan kader yang dapat menyebarluaskan ilmu yang telah dipaparkan oleh mahasiswa KKN Undip kepada peternak lainnya di desa Sendang.

Selain Fandika Robi Agung P (Fakultas Peternakan dan Pertanian/Peternakan), mahasiswa lain yang sedang melaksanakan KKN di Desa Sendang adalah Siti Hajar (Fakultas Teknik/Teknik Kimia), Karina Septha Sari (Fakultas Teknik/Teknik Sipil), Eka Ayu Kristia Astuti (Fakultas Kesehatan Masyarakat/Administrasi dan Kebijakan Kesehatan), Rizky Febrian Andiantinputra (Fakultas Ilmu Budaya/Bahasa dan Kebudayaan Jepang), Ponco Adi Nugroho (Fakultas Ilmu Budaya/Sastra Indonesia).

(NK)