Home Ekbis Petani di Blora Khawatir Stok Pupuk Tersendat

Petani di Blora Khawatir Stok Pupuk Tersendat

Blora, 22/12 (Beritajateng.net) – Salah satu petani di Desa Kamolan, Kecamatan Blora Kota, Suminto mengkhawatirkan stok pupuk pada tahun depan akan tersendat. Karena, setiap tahunnya jatah pupuk bersubsidi yang diterima selalu berubah sesuai kebijakan pemerintah. Sehingga, mereka khawatir jatah pupuk tahun depan jatah akan seret.

”Tahun ini pemkab sudah terima tambahan pupuk bersubsidi. Tahun ini mungkin aman, kami justru khawatir mulai Januari nanti pupuk kembali sulti didapat,” kata Suminto, kemarin.

Menurutnya, saat ini para petani sudah mulai tanam padi. Bahkan, sebagian sudah ada yang memupuk untuk merangsang, agar pertumbuhan padinya bagus. Karena itu, pembelian pupuk bersubsidi sudah mulai dilakukan sejumlah petani. Pembelian pupuk bersubsidi sudah dilakukan sejak November lalu. ”Istilahnya

nyelengi dulu,” imbuh Suminto.

Lebih lanjut Suminto menjelaskan, pembelian pupuk bersubsidi yang tidak sesuai kebutuhan membuat pupuk hilang di pasaran. Karena, sesuai hitungan, mestinya jatah pupuk di pasaran memenuhi. Karena, pupuk bersubsidi distribusinya sudah terjadwal dengan ketat.

”Pupuk yang dipasok sudah sesuai dengan kebutuhan petani. Kebutuhan itu dihitung berdasarkan pengajuan petani.

Nyelengi pupuk memang lazim, untuk berjaga-jaga ketika pupuk langka,” jelas Suminto.

Salah satu distributor pupuk di Kecamatan Blora Kota, Efendi mengaku, saat ini stok pupuk masih banyak. Bahkan, pembelian pupuk dari petani belum begitu banyak. ”Karena, ada sejumlah kecamatan yang tanah pertaniannya belum cukup air,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemilik tokoh pertanian Rahmat ini menyatakan, kalau kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petani masih aman sampai akhir tahun ini. Hanya saja, ia tidak berani menjamin jatah pupuk pada tahun depan bisa sebanyak tahun ini. (ng/BJ)