Home News Update Peserta UNPK Kota Semarang 842 Siswa

Peserta UNPK Kota Semarang 842 Siswa

image

Semarang, 13/4 (BeritaJateng.net) – Jumlah peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C atau setara SMA di wilayah itu mencapai 842 siswa, hal ini di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin di Semarang, Senin (13/4).

“Peserta UNPK Paket C sebanyak itu, terdiri atas 25 siswa untuk program IPA dan 817 siswa program IPS. Kebanyakan memang IPS,” katanya.

Menurutnya, hari penyelenggaraan UNPK sama dengan ujian nasional (UN), termasuk dengan mata-mata pelajaran yang diujikan, namun pelaksanaannya dilakukan pada siang hari setelah UN. Pelaksanaan UNPK Paket C di Kota Semarang, kata dia, dibagi di dua lokasi, yakni Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 37 dan SMP Negeri 39 Semarang yang lokasinya relatif berdekatan.

“Sebenarnya, pelajaran-pelajaran yang diujikan di UNPK sama dengan UN. Namun, kalau UN dilaksanakan pada pagi hari, sementara UNPK berlangsung dari siang sampai sore hari,” katanya.

Ia menjelaskan pelaksanaan UNPK yang dimulai siang hari untuk memfasilitasi kebanyakan peserta ujian yang merupakan kalangan pekerja dan karyawan, berbeda dengan para peserta UN.”Ya, kebanyakan (peserta UNPK, red.) kan karyawan, pekerja, dan sebagainya. Untuk menyiasati dengan jam kerja mereka makanya UNPK dilaksanakan pada siang sampai sore hari,” kata Bunyamin.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdik Kota Semarang Sutarto menambahkan pemilihan lokasi di kedua SMP itu karena berbagai pertimbangan untuk memudahkan akses.”Kebetulan, lokasi kedua sekolah itu (SMP Negeri 37 dan SMP Neger 39 Semarang, red.) berdekatan. Jadi, memudahkan koordinasi dalam pengambilan naskah dan pengawasan,” katanya.

Sutarto yang juga Ketua Panitia Penyelenggara UN Kota Semarang itu mengatakan lokasinya juga sengaja dipilih SMP karena pada hari yang sama dilaksanakan UN untuk jenjang SMA dan sederajat.”Para pengawas UNPK ini kami ambil dari guru-guru SMP yang bersangkutan dikombinasi dengan para tutor dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tempat siswa belajar,” pungkasnya. (BJ05)