Home News Update Peserta Papua Antusias Ikuti PIRN di Purbalingga

Peserta Papua Antusias Ikuti PIRN di Purbalingga

649
0
Westina Yambimano atau yang akrab disapa Westi ini merupakan perempuan berdarah Papua yang mengikuti Perkemahan Ilmiah Remaja (PIRN) ke XVII.
       Purbalingga, 9/7 (beritaJateng.net) – Westina Yambimano atau yang akrab disapa Westi ini merupakan perempuan berdarah Papua yang mengikuti Perkemahan Ilmiah Remaja (PIRN) ke XVII. PIRN ke XVII sendiri kali ini bertempat di Kabupaten Purbalingga, daerah yang letaknya jauh dari tanah kelahiran Westi.
        Westi mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan penelitian yang diadakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Apalagi, lanjutnya penelitian yang mencakup bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Teknik (Iptek).
      “Halo semua yang ada di Purbalingga, aku senang sekali ada di sini karena aku bisa mendapatkan teman-teman yang baik, yang ramah, dan saling bergaul tidak pemilih-pemilih,” sapa Westi saat dijumpai pada Pembukaan PIRN ke 17 Tahun 2018 di Pendopo Dipokusumo, Senin (9/7).
       Westi datang ke Purbalingga mengikuti PIRN ke XVII bersama 8 orang temannya dengan didampingi oleh salah seorang guru. Westi sendiri merupakan siswi dari SMA Negeri 1 Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.
       Bisa mewakili teman-temannya di ajang pembinaan ilmiah menjadi salah satu keinginannya untuk terus mengasah diri menjadi lebih baik. Apalagi pada saat ajang PIRN ke XVII yang diadakan mulai dari 8 hingga 15 Juli 2018 akan menjadi pengalaman berharga baginya memperdalam ilmu tentang penelitian.
       “Kalau saya masuknya di bidang IPS , jadi nanti sudah ditentukan tempat penelitiannya, kita tinggal meneliti seperti ke bagian batik dan tempat-tempat wisata sesuai dengan bidangnya,” ujarnya.
        Perjalanan jauh yang memakan waktu hingga 8 jam, ternyata tidak menyurutkan niatnya bersama kawan-kawannya untuk mengikuti PIRN ke XVII. Terlebih pada saat PIRN ke XVII, para peserta akan diberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian.
        Menurut perempuan yang kini tengah duduk di bangku kelas XII ini, Purbalingga menjadi tempat yang luar biasa, potensi yang dimiliki Purbalingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai bahan penelitiannya. Dirinya yang baru pertama kali menginjakan kaki di tempat kelahiran Jenderal Besar Soedirman mengaku bangga bisa menjadi salah satu peserta PIRN ke XVII.
“Saya sangat bahagia karena bisa lihat Purbalingga. Purbalingga itu sangat luar biasa,” ungkap Westi. (yit/El)