Home News Update Persip Pekalongan Makin Mantap Hadapi Divisi Utama

Persip Pekalongan Makin Mantap Hadapi Divisi Utama

637
0
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Pekalongan, 18/1 (Beritajateng.net) – Persip Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berhasil menaklukan PSGC Ciamis, Jawa Barat, dengan skor 1-0 pada laga persahabatan yang digelar di Stadion Kraton Pekalongan, Minggu (18/1) petang.

Memasuki babak pertama, Persip yang diperkuat mantan pemain tim nasional Elly Eboy terus memberikan tekanan ke barisan lini pertahanan PSGC Ciamis yang dijaga oleh Budiawan, Rinto, Ganjar, dan Andi.

Rapatnya barisan lini pertahanan PSGC tersebut menyebabkan Persip Pekalongan kesulitan menciptakan gol dan hingga peluit panjang babak pertama usai kedudukan 0-0.

Pada babak kedua, pertandingan yang dipimpin wasit Musoni berasal dari Kabupaten Batang, Persip terus meningkatkan daya serang ke lini pertahanan PSGC tetapi selalu kandas.

PSGC yang juga tidak mau dipermalukan oleh tim tuan rumah, berusaha melakukan tekanan ke lini pertahanan Persip yang dijaga oleh Agung Prasetyo, Aris Fandi, dan Saiful Amri.

Akan tetapi tekanan dari tim tamu dapat diredam dengan baik oleh para pemain tim berjuluk “Laskar Kalong” itu.

Persip Pekalongan akhirnya mampu menciptakan gol ke gawang PSGC yang dijaga oleh M. Irfan melalui sundulan kepala Robby Fajar pada menit ke-85 yang memanfaatkan tendangan penjuru.

Tertinggal 1-0, PSGC berusaha menyamakan kedudukan skor dengan meningkatkan daya serang ke lini pertahanan Persip Pekalongan tetapi selalu kandas.

Hingga babak kedua selesai, Persip mampu mempertahankan skor 1-0 atas PSGC Ciamis.

Pelatih Persip Gatot Branowo mengatakan laga persahabatan melawan PSGC sebagai ajang evaluasi sebelum laga kompetisi Divisi Utama 2015.

“Jujur saja para pemain PSGC banyak dihuni oleh pemain lama yang sebelumnya bermain pada kompetisi Divisi Utama. Meski laga ini sebagai tolok ukur, kami masih perlu melakukan evaluasi terhadap para pemain,” katanya.

Manajer PSGC Ciamis, Herdian mengatakan pada pertandingan persahabatan ini, manajemen tidak mempersoalkan menang dan kalah melainkan bagaimana kualitas para pemain saat bertanding.

“Kalah dan menang tidak kami permasalahkan karena manajemen ingin melihat bagaimana kerja sama tim kesebelasannya saat bertanding. Dari pertandingan ini kami bisa melihat titik-titik yang perlu dievaluasi,” katanya.(ant/bj02)