Perobek Al Quran Disidang di Semarang

Perobek Al Quran Andrew Handoko Disidang di Semarang

SEMARANG, 11/1 (BeritaJateng.net) – Terdakwa Andrew Handoko yang didakwa melakukan penodaan agama karena merobek kitab suci agama Islam, Al Quran disidangkan di Pengadilan Negeri Semarang, Rabu (11/1).

Perkara itu sebenarnya dilakukan di kamar kos-kosan Fitri Damayanti alias Fafa, mantan pacar terdakwa, di Green Park Kamar Lavender, Jalan Pleret Raya, Sumber, Banjarsari, Surakarta pada Oktober 2016. Jaksa dari Kejati Jateng Samsuri mengatakan, penodaan agama itu dilakukan terdakwa datang ke kos-kosan menemui Fitri.

Al quran yang dirobek oleh Andrew Handoko
Al quran yang dirobek oleh Andrew Handoko

Di lokasi tersebut, Fitri tak berada ditempat lalu terdakwa pinjam kunci kos-kosan dan merusak sejumlah barang. Terdakwa mengambil alat kecantikan dan peralatan mandi, kemudian menyiram semua ke pakaian Fitri. Andrew juga membuka koper di kamar mantan pacarnya itu dan merobek Al Quran didalam tas itu.

“Perbuatan terdakwa itu diatur dalam pasal 156 KUHP tentang Penodaan Agama atau pasal 406 tentang Perusakan,” jelas jaksa Samsuri saat membacakan dakwaannya.

Kemudian, peristiwa itu dilaporkan ke teman korban untuk diteruskan laporan ke Polresta Surakarta. Petugas Polresta lalu memanggil terdakwa sebagai saksi.

Usai memastikan yang dirobek Al Quran, Andrew ditahan dan dibawa ke Polda Jateng untuk proses hukum selanjutnya. Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Pudjo Unggul.

Terhadap dakwaan jaksa, terdakwa Andrew menyatakan, tidak akan mengajukan keberatan atau eksepsi. “Tidak ada eksepsi, bisa ke pembuktian Yang Mulia,” jelas terdakwa. (WR/EL)

Tulis Komentar Pertama

TINGGALKAN TANGGAPAN