Perketat Keamanan Mudik Lebaran, Angkasa Pura I Siagakan Pasukan Anti Teror

Dua anjing pelacak disiagakan untuk membantu bea cukai bandara Ahmad Yani Semarang.
          Semarang, 16/6 (BeritaJateng.net) – Pengelola Bandara Ahmad Yani Semarang akan memperketat pengamanan di kompleks Bandara Ahmad Yani Semarang saat arus mudik dan balik Lebaran 2017 nanti. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi ancaman aksi teror yang dilakukan kelompok-kelompok radikal, seperti ISIS.
           General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang Kolonel Cpn Maryanto mengatakan saat pengamanan nanti pihaknya akan meminta bantuan dari Kodam IV Diponegoro maupun Polda Jateng untuk menerjunkan pasukan anti-teror guna membantu pengamanan arus mudik Lebaran 2017.
            “Kami sudah sowan ke Pangdam maupun Kapolda untuk meminta bantuan pasukan anti-teror maupun Jihandak mem-back up pengamanan di kompleks Bandara Ahmad Yani. Kamis, kami akan gelar rapat koordinasi dengan Kodam dan Polda. Adanya pasukan pengamanan itu akan memberikan rasa aman kepada penumpang maupun pengunjung bandara,” tutur Maryanto saat menggelar jumpa pers di Fave Hotel, Siranda, Semarang.
               Pengerahan pasukan anti-teror itu, lanjut Maryanto, tak terlepas dari kondisi keamanan yang terjadi di Filipina yang mendapat serangan dari pendukung ISIS di Kota Marawi. Letak geografis Filipina yang berdekatan dengan Indonesia membuat pihak keamanan harus mewaspadai segala kemungkinan yang bisa terjadi.
               Total akan ada sekitar 150 personel keamanan bersenjata lengkap yang akan disiagakan di Bandara Ahmad Yani Semarang. Mereka akan ditempatkan saat posko Lebaran dibuka mulai 15 Juni-11 Juli 2017.
               Sementara itu terkait pelayanan penerbangan, mantan Wakil Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Wadanpuspenerbad) itu mengaku sudah ada enam maskapai yang mengajukan penambahan jadwal penerbangan atau extra flight. Keenam maskapai itu mengajukan 21 draft extra flight selama musim mudik Lebaran 2017.
              “Dari 21 draft extra flight itu yang baru kami izinkan enam. Sedangkan 10 di antaranya kami tolak dan 11 lainnya masih kami pertimbangkan,” kata Maryanto terkait kesiapan Bandara Ahmad Yani Semarang pada musim angkutan mudik Lebaran 2017 itu. (El)

Tulis Komentar Pertama