Home News Update ‘Perkawinan’ Politik, Golkar PDIP Usung Juliyatmono- Rober Dalam Pilkada Karanganyar

‘Perkawinan’ Politik, Golkar PDIP Usung Juliyatmono- Rober Dalam Pilkada Karanganyar

354
0
'Perkawinan' Politik, Golkar PDIP Usung Juliyatmono- Rober Dalam Pilkada Karanganyar
        KARANGANYAR, 8/1 (BeritaJateng.net)  – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) resmi mengeluarkan rekomendasi kepada Juliyatmono-Rober Kristanto sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar yang akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.
        Rekomendasi kepada pasangan  Juliyatmono-Rober Kristanto tersebut, diserahkan ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto, Minggu (7/1/2018) di gedung Panti Marhein, Semarang, Jawa Tengah.
        Sebelumnya Partai Golkar selangkah lebih maju dengan mengeluarkan rekomendasi juga ‘menugaskan’ Juliyatmono, yang saat ini masih menjabat untuk maju kembali dalam Pilkada mendatang berpasangan barunya Rober Kristanto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
        Lima partai politik, bergabung menjadi satu dalam pilkada Karanganyar diantaranya, Partai Golkar dan PDIP selaku pengusung, Partai Demokrat, PKB dan PPP.  Untuk partai lain yakni PKS, PAN, Gerindra dan Hanura, masih menunggu keputusan dari DPP
masing-masing.
          Seperti disampaikan wakil sekretaris jendral (Sekjen) DPP PAN, Laila Istiana, usai rapat konsolidasi partai di Karanganyar, mengatakan, koalisi Golkar-PDIP masih menjadi  pembahasan di internal partai.
         “Kami harus diskusikan dengan DPW dan DPP PAN,  keputusan di kembalikan ke DPP,” tuturnya.
          Sementara itu Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro sebut jika sebelumnya Partai Gerindra memberikan dukungan pada pasangan Yuliyatmono dan pasangannya Rohadi untuk maju kembali dalam bursa pilkada Karanganyar.
         Namun jelang pendaftaran bacalon bupati dan wakilnya di KPU Karanganyar berhembus kabar ada ‘deal politik’ bahwa pasangan Yuliyatmono dan Rohadi Widodo (Yu-Ro) tidak lagi  berpasangan untuk maju dalam pilkada Karanganyar sontak membuat kaget partai Gerindra.
         Supriyanto mengaku, pihaknya baru mengetahui ternyata mereka tidak kembali berpasangan. Semula Gerindra beranggapan keduanya akan kembali berpasangan. Sehingga pihaknya mengajukan ke DPP. Namun setelah diproses hingga ke DPP ternyata keduanya tidak lagi berpasangan.
          “Tentu saja kami juga kaget, karena selama lima tahun ini kami amati pasangan Yuro (Yuliyatmono-Rohadi) kami lihat mereka ‘clear’,” jelas Sriyanto.
        Sedari awal juga diketahui bagaimana masa perjuangan mereka saat pertama pencalonan. Seperti orang Jawa bilang ‘lara lapane’ (susahnya perjuangan) saat akan pencalonan pertama dulu.
         “Ya inilah politik dan kita memahami dan menghargai. Terkait langkah selanjutnya (apakah akan mencabut dukungan atau tidak) kami masih menunggu arahan dari DPP,” pungkas Sriyanto.(db/El)