Home News Update Perintah Kapolri, Pemilih Jangan Berlama Ria Di TPS 

Perintah Kapolri, Pemilih Jangan Berlama Ria Di TPS 

221
Tinjauan TPS di Semarang

Semarang, 17/4 (BeritaJateng.net) – Wakil Kepala Polrestabes (Wakapolrestabes) Semarang AKBP Enriko Silalahi mengungkapkan, pihaknya sudah mengantisipasi adanya rumor yang menyatakan ada upaya sekelompok dari salah satu paslon Pilpres memperlambat proses pencoblosan saat Pemilu serentak Rabu (17/4).

Enriko menyatakan, antisipasi tersebut, sesuai dengan perintah Kapolri Jendral Tito Karnavian supaya pemilih yang akan menyalurkan hak suaranya tidak terlampau lama di bilik TPS.

“Soal yang mengulur waktu, Pak Kapolri sudah sampaikan bahwa untuk pemilih yang berada di dalam kotak TPS yang akan menyalurkan hak pilih, sebaiknya tidak terlampau lama,” ungkap Enriko disela-sela pengecekan beberapa TPS bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Himbauan Kapolri ini dilakukan karena proses pemungutan suara atau pencoblosan sampai penghitungan, dimungkinkan akan berlangsung lama hingga sampai pada proses penghitungan di malam hari.

“Karena TPS ini kan memakan waktu sampai malam hari juga untuk penghitungannya juga. Untuk pemungutan suara, walaupun sudah sampai jam 13.00 WIB bisa mundur,” ujarnya.

Untuk itu, Enriko meminta kepada petugas PPS, khususnya Ketua PPS (KPPS) untuk tidak segan-segan menegur pemilih jika berlama-lama ria di bilik suara TPS.

“Tetapi kalau waktunya dari pemilih berada di dalam bilik lebih beberapa menit di bilik suara itu akan merugikan para pemilih selanjutnya. Sehingga di dorong kepada para KPPS untuk memberikan himbauan atau teguran kepada pemilih yang berlama-lama ria di dalam bilik TPS,” pungkas Enriko. (El)