Home Lintas Jateng Peringati Pertempuran Lima Hari Semarang, Jalan Menuju Tugu Muda Tutup Total

Peringati Pertempuran Lima Hari Semarang, Jalan Menuju Tugu Muda Tutup Total

komunitas lawang sewu

Semarang, 13/10 (BeritaJateng.net) – Untuk memperlancar acara peringatan peristiwa bersejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang, Rabu (14/10) malam besok, di sekitar Bundaran Tugumuda rencananya akan dilaksanakan ditutup total mulai pukul 16.30 sampai dengan 22.00 WIB.

Pernyataan ini disampaikan Kabag Humas Pemkot Semarang, Achyani di Balaikota Srmarang.

Menurutnya, penutupan sejumlah jalan protokol menuju Bundaran Tugumuda akan diberlakukan sejak pukul 16.30 WIB.

Ada lima ruas jalan yang akan ditutup dan berpusat di Tugumuda, yaitu Jl Pandanaran (Eka Karya), Jl Siliwangi (depan Hotel Siliwangi), Jl Imam Bonjol (kampus Untag), Jl Pemuda (Paragon Mal), serta Jalan Dr Sutomo (depan Gedung PKK Semarang).

“Karena jalan yang menuju Bundaran Tugumuda akan ditutup total, maka warga diimbau menggunakan jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan. Dan berkenaan itu masyarakat juga diimbau untuk dapat menyaksikan langsung sekaligus mengikuti jalannya Peringatan Pertempuran Lima Hari,” tutur Achyani.

Menurut rencana, dalam peringatan Pertempuran Lima Hari Gubernur Jawa Tengah akan jadi inspektur upacara. Sedangkan bertindak sebagai perwira upacara adalah Kapten Inf Taryoto, yang kesehariannya bertugas di Kodim 0733 Semarang.

“Peringatan Pertempuran Lima Hari akan dimulai tepat pada pukul 18.30 WIB yang diikuti oleh peserta upacara baik dari TNI, Polri, Ormas, Siswa-siswa sekolah dan Pramuka dengan keseluruhan berjumlah 36 pleton. Acara pokok dalam peringatan ini adalah mengenang detik-detik Pertempuran Lima Hari di Semarang, di mana akan dibunyikan sirene selama dua menit,” katanya.

Bersamaan dengan itu, seluruh lampu di seputar Tugumuda akan dipadamkan dan diganti dengan nyala obor. “Bersamaan dengan itu pula, dibunyikan tembakan secara kombinasi diselingi ledakan-ledakan selama dua menit,” ujar Achyani.

Dalam upacara tersebut akan dibacakan sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang oleh Drs. Sukirno yang merupakan budayawan Kota Semarang. Dilakukan pula renungan pertempuran dan prasetya generasi muda dengan menampilkan adegan pragmen pertempuran oleh tim fragmen yang diiringi lagu-lagu perjuangan. (Bj)