Home Lintas Jateng Peringati HUT RI ke-74, Hendi Gelar Khataman Alquran di Balaikota

Peringati HUT RI ke-74, Hendi Gelar Khataman Alquran di Balaikota

279

Semarang, 14/8 (BeritaJateng.net) – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-74, Pemerintah Kota Semarang menyelenggarakan acara khataman Alquran, doa bersama dan renungan suci. Acara tersebut akan dipimpin oleh KH Khamad Maksum dan diikuti oleh 30 santri dari Pondok Pesantren Roudhotul Qur’an Kauman Semarang.

Kegiatan ini akan dilakukan pada 16 Agustus 2019 malam di Lobi Kantor Wali Kota Semarang. Sedangkan untuk upacara detik-detik Proklamasi dilaksanakan pada17 Agustus 2019.

“Acara Khataman Alquran ini rutin digelar setiap Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI oleh Pemerintah Kota Semarang dengan harapan Kota Semarang senantiasa dilindungi Allah SWT dan hajat bangsa Indonesia dikabulkan Allah SWT,” ungkap Pelaksana Harian Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Imron dalam keterangan tertulis, Rabu (14/8/2019).

Ponpes Roudlotul Qur’an merupakan Ponpes yang berlokasi di dekat Masjid Agung Semarang yang sejak tahun 1950-an telah meluluskan penghafal Alquran. Dalam kegiatan khataman Alquran tersebut, masing-masing santri akan membaca 1 juz dan diakhiri dengan doa penutup khataman Alquran. Usai khataman Alquran, acara dilanjutkan dengan doa bersama atau malam tirakatan.

Demi menjaga kekhusyukan acara, Pemerintah Kota Semarang tidak mengundang masyarakat umum. Masyarakat baru bisa ikut hadir pada acara Doa Bersama dan malam tirakatan yang dilaksanakan usai khataman Alquran.

Ditegaskan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Semarang menggunakan momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia untuk dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan sekaligus momen untuk bermunajat kepada Allah SWT.

“Kemerdekaan Indonesia diraih atas perjuangan para pahlawan yang merupakan keberkahan dari Allah SWT. Sehingga khataman Alquran ini merupakan wujud rasa syukur kita atas nikmat yang sudah diperoleh oleh bangsa Indonesia dan khususnya Kota Semarang,” tutur Hendi. (El)