Home Lintas Jateng Peringati Hari Armada, Lanal Semarang Gelar Lomba Dayung Perahu

Peringati Hari Armada, Lanal Semarang Gelar Lomba Dayung Perahu

Semarang, 7/12 (BeritaJateng.net) – Untuk memeriahkan hari Armada RI yang ke-70, Lanal Semarang adakan serangkaian kegiatan salah satunya lomba dayung perahu tradisional yang diselenggarakan di kampung nelayan Tambak Lorok Semarang (7/12) siang.

Lomba tersebut dibuka langsung oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Semarang, Kolonel Laut (P) Elka Setyawan.

Terik panas matahari tak membuat atau mengurangi antusiasme masyarakat dalam mengikuti lomba ini, bahkan sebelum acara dimulai pun khususnya warga sekitar sudah berbondong-bondong untuk datang menyaksikannya.

Dalam perlombaan itu, disediakan beragam hadiah baik uang tunai maupun penghargaan lainnya. Juara pertama mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 1.000.000, sementara juara kedua menerima Rp. 750.000, sedangkan juara tiga berhak membawa uang Rp. 500.000.

Menurut Ahmad Sujud (35) warga sekitar menyambut baik gelaran lomba tersebut. Selain untuk mempererat hubungan antar warga yang sebelumnya pernah terjadi gesekan, perlombaan ini kata Ahmad untuk mewujudkan kampung Tambak Lorok sebagai kampung bahari.

“Saya mewakili warga Tambak Lorok bangga karena berkat kegiatan ini membuat warga menjadi ‘guyup’ (rukun) dan tidak ada lagi gesekan. Selain itu, merupakan bagian cita-cita dari kami menjadikan kampung sebagai kampung bahari,” ujar Subur, demikian sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kolonel Laut (P) Elka Setyawan mengatakan selain menggelar lomba dayung itu, pihaknya juga mengadakan berbagai kegiatan. Salah satunya berupa penanaman 100.000 pohon di 8 Kabupaten dan 1 Kotamadya, yang rencananya akan dilakukan secara serentak pada Tanggal 16 Desember 2015 mendatang.

“Ini merupakan dalam rangka hari Armada RI, selain itu yang pertama kita lakukan kegiatan bakti sosial. Kemudian lomba dayung tradisional, lomba nangkap bebek, lomba hias perahu tradisional, dan pekan penghijauan. Rencananya akan kita tanam 100.000 pohon meliputi tanaman mangrove dan tanaman keras. Untuk saat ini sudah terkupul sebanyak 85.000 tanaman,” kata Elka.

Dalam pekan penghijauan tersebut lanjut Elka, pihaknya akan menonjolkan tanaman-tanaman yang khas dari Indonesia, salah satunya Flamboyan.

“Kenapa kita harus bangga dengan bunga Sakura Jepang, sedangkan kita punya bunga Flamboyan. Itu bunga yang bagus atau Sakuranya Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, di Pangkalan TNI AL Semarang, Jalan RE Martadinata Semarang, digelar upacara yang dihadiri sejumlah stake holder maritim meliputi unsur TNI dan Polri, serta Pemda.

Dalam sambutannya Elka mengajak peringatan hari Armada ini tidak hanya sekedar seremoni semata, melainkan dijadikan evaluasi kepada seluruh jajaran.

Sementara, terkait kerusakan ekosistem yang timbul, menurutnya harus segera ditangani dan dihadapi secara bersama agar tidak terjadi dampak yang besar.

“Kita harus dapat membina dan mengembangkan armada RI agar tetap profesional dalam menjaga kedaulatan negara Republik Indonesia,” tandas Elka.(Bjt02)