Home Hukum dan Kriminal Peringati Hari Armada ke-70, Lanal Semarang dan Tegal Tanam 100.000 Pohon

Peringati Hari Armada ke-70, Lanal Semarang dan Tegal Tanam 100.000 Pohon

Semarang, 4/12 (BeritaJateng.net) – Dalam rangka Hari Armada yang ke-70, Lanal Semarang bersama Lanal Tegal adakan berbagai program. Rencananya pada hari Rabu, Tanggal 16 Desember 2015 serangkaian kegiatan akan diselenggarakan untuk memeriahkannya, salah satunya berupa penanaman 100.000 pohon.
Hal itu diutarakan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (DanLanal) Semarang, Kolonel Laut (P) Elka Setyawan.

“Nanti kita usahakan Gubernur yang memulai. Semua Lanal diperintahkan oleh pimpinan untuk memperingati hari Armada ini, yang intinya agar berinteraksi dengan masyarakat. Jadi TNI itu sebenarnya bukan hanya milik TNI saja, melainkan milik rakyat,” ujarnya kepada BeritaJateng.net saat ditemui di ruangannya, Jumat (4/12).

Tema yang diangkat dalam Hari Armada kali ini adalah ‘Armada RI yang Kuat, Hebat, dan Profesional Siap Menjaga NKRI’.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, terdapat beberapa kegiatan yang ada di dalamnya, sebut saja lomba dayung tradisional, lomba kapal hias nelayan, lomba tangkap bebek, bakti sosial dan lomba mewarnai untuk TK dan SD serta pekan penghijauan.

Untuk kegiatan penghijaun sendiri akan dilakukan penanaman pohon yang meliputi tanaman mangrove dan tanaman keras. Pekan penghijauan ini, lanjut Elka akan melibatkan 9 Kabupaten diantaranya Brebes, Pemalang, Tegal, Kendal, Batang, Semarang, Jepara dan Juwana serta Rembang.

“Total semua yang akan ditanam kurang lebih 100.000 pohon. Untuk saat ini yang mangrove sudah terkumpul 75.000, sedangkan yang tanaman kerasnya 10.000. Ribuan personil akan dilibatkan meliputi unsur TNI, Polri, akademisi, stake holder maritim dan Pemda serta masyarakat,”  kata alumnus Akabari Laut tahun 1992 itu.

Dijelaskannya, ini merupakan kali yang ketiga dilakukan program penghijauan. Sebelumnya, kegiatan yang pertama diadakan oleh jajarannya sendiri, sedangkan yang kedua dalam rangka HUT TNI AL.

“Saya bercita-cita di Pantura itu ada hutan mangrove dan bisa dijadikan objek wisata. Ekosistem burung, biawak, ular itu nantinya akan berkembang. Selain itu bertujuan untuk menekan carbondioksida (CO2) dan penghijauan itu sendiri serta mengatasi abrasi,” terang suami dari Iptu Subiyanti itu.

Menurut Elka, pihaknya berusaha mengoptimalkan untuk desa yang ada di pesisir, pasalnya bila ditinjau dari wilayahnya, Angkatan Laut memang lebih tertuju pada daerah tersebut. Meskipun untuk koordinasi wilayah kerjanya dapat menjangkau yang lainnya.

“Dengan kemampuan yang ada kita optimalkan untuk desa pesisir. Memang untuk angkatan laut itu kan wilayahnya lebih menuju kepada pesisir, namun untuk koordinasi wilayah kerja kita bisa sampai di darat. Karena wilayah Lanal Semarang itu kan 13 Kabupaten dan 1 Kotamadya,” ujar pria yang pernah bertugas di staf Operasi Mabes TNI di Jakarta itu.

Danlanal kelahiran Pontianak, 7 Mei 1970 itu mengatakan untuk pelaksanaan Hari Armada ini sedikit ada yang berbeda dibanding sebelumnya.

“Biasanya pusatnya di Surabaya, dan semua Danlanal diundang kesana. Namun untuk kali ini Danlanal tidak diperintahkan ke sana, tapi untuk wilayah timur Danlanal diperintahkan untuk melaksanakan upacara di wilayahnya masing-masing,” kata anak pertama dari enam bersaudara pasangan Bapak Supardi Sastro Nurharjono dan Endang Sunarto itu.

Lebih lanjut Elka berharap agar ditahun mendatang apabila mendapat dukungan dari Provinsi, pihaknya akan melakukan pengaspalan di kampung nelayan yang ada di Demak dan beragam kegiatan bakti sosial.

“Belum lama ini kami juga mengadakan kegiatan serupa di kampung nelayan Tambak Lorok Semarang berupa pengobatan secara gratis dan pemeriksaan,’ pungkasnya. (Bjt02)