Home News Update Peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, SMP Islam Sultan Agung 4 Giatkan...

Peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, SMP Islam Sultan Agung 4 Giatkan Gerakan Ayo Membaca

748

IMG_20151028_083726

Semarang, 28/10 (BeritaJateng) –¬†Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke- 87 sekaligus bertepatan dengan Bulan Bahasa 2015, SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang mengadakan kegiatan utama berupa deklarasi gerakan pelatihan membaca. Kegiatan ini diikuti oleh 475 siswa dan 35 guru dari SMP Islam Sultan Agung 4, Rabu (28/10) pagi di lapangan sekolah, Jalan Kaligawe. Kegiatan didukung dengan membaca surat kabar bersama, baik siswa maupun guru.

Membaca merupakan suatu kebutuhan, karena dari sanalah awal mula gerbang ilmu pengetahuan. Hal ini sudah menjadi budaya bagi sekolah Islami, yaitu budaya iqra’. Sebagai Kepala Sekolah, Nur Cholis., S. Ag menjelaskan jika di SMP Islam Sultan Agung 4 selalu berlangganan surat kabar yang dipasang pada media dinding sekolah.

“Tujuannya untuk membiasakan membaca bagi siswa, baik di rumah, sekolah dan perpustakaan. Agar terbentuk karakter siswa yang gemar membaca,” jelas Nur Cholis usai gerakan membaca bersama.

Selain itu, siswa juga bisa mengakses informasi bacaan melalui internet, lanjut Nur Cholis, seperti berita online. Semua akses bacaan tersebut merupakan proses pembelajaran bagi siswa SMP Islam Sultan Agung 4.

IMG_20151028_083001

Setelah deklarasi dan gerakan membaca surat kabar bersama selesai, Rizka Devie Ariyani, siswa kelas VII A4 mengungkapkan jika dirinya menjadi bertambah informasinya.

“Informasi saya bertambah dan mengetahui berita-berita terbaru. Saya biasa mengakses berita online lewat google, terutama berita tentang pelajar,” ujar Rizka.

Begitupun dengan Desi Mega Adelia, siswa kelas IX A3, ia mengaku semangat dengan adanya peringatan sumpah pemuda dan bulan bahasa. Di sekolahnya digelar teater, stand up comedy dan pentas musik band.

“Dengan acara seperti ini hubungan antara siswa dan guru menjadi lebih dekat dan bisa berbaur satu sama lain. Selain itu juga sebagai sarana mengembangkan bakat lewat musik dan comedy dari siswa kelas IX,” ungkap Adel. (BJT01)