Home Headline Perijinan di Kendal Dinilai Mahal dan Ribet

Perijinan di Kendal Dinilai Mahal dan Ribet

Kendal, 29/1 (BeritaJateng.net) – Banyak Pengusaha yang akan berinvestasi di Kendal mengeluh karena proses perizinannya dinilai sulit dan tidak murah.

Hal ini mengemuka setelah para pengusaha tersebut mengeluhkannya kepada pihak Lembaga Swadaya Masyarak (LSM) yang mendampinginya.

Ketua LSM Koalisi Kajian Advokasi Marginal (KOKAM) Jateng, Rusmono mengatakan banyak pengusaha yang mengeluh ke pihaknya. Karena proses perijinan ribet dan mahal.

“Ada tujuh perusahaan besar yang merasa keberatan dengan proses sulitnya perizinan Kendal,” tutur Rusmono.

Menurutnya, diduga untuk mengurus proses perizinan di Kendal harus mengeluarkan uang banyak.

“Issunya ada pengusaha yang telah mengeluarkan uang ratusan juta, tapi izinnya tak kunjung keluar,” imbuhnya.

Sementara itu Bagian Humas dan Informasi BPMPT Kendal, Eny Nurhayati menepis adanya dugaan perizinan mahal dan sulit.

“Kami melakukan proses perizinan sesuai alur perda No 20 Tahun 2007, kalau berkasnya lengkap 2 (dua) hari jadi Mas,” terangnya.

Eny pun menegaskan, jika proses perizinan memang ada biayanya. Namun semua itu sudah ada aturan dan besarannya.

“Jadi ada hitungannya sesuai luasan dan lokasi izinnya,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kabid Perizinan CIPTARU Kendal, Yudi juga menyangkal adanya dugaan oknum yang meminta dana untuk perizinan di kantornya.

“Nggak ada itu, tapi kalau sekedar uang rokok, mungkin mas,” tuturnya melalui telponnya.

Selama ini memang permasalahan perizinan di Kendal telah menjadi momok bagi para investor yang akan masuk ke Kendal, bahkan diantaranya ada yang trauma ngurus izin di Kendal karena disamping yang bersangkutan harus ngurus izin prinsip di BMPT tapi juga harus meminta rekomendasi beberapa kantor lainnya yang tidak mudah dan tidak murah. (BJ)