Home Lintas Jateng Perhutani Siap Bantu Urus Asuransi Korban Terbakarnya Gunung Lawu

Perhutani Siap Bantu Urus Asuransi Korban Terbakarnya Gunung Lawu

368
0
Kepulan asap kebakaran hutan di Gunung Lawu
Kepulan asap kebakaran hutan di Gunung Lawu
Kepulan asap kebakaran hutan di Gunung Lawu

KARANGANYAR, 20/10 (BeritaJateng.net) – Penyisiran terhadap pendaki yang diperkirakan masih di puncak Lawu terus di lakukan. Pasalnya kebakaran hutan Lawu masih berlangsung dan saat ini sudah memasuki wilayah Jawa Tengah. 

Humas Basarnas Solo Yohan Tri Anggoro menyebutkan hari ini tim SAR yang  diterjunkan ada  dua. SRU (Submarine Rescue Unit) untuk melakukan penyisiran di sepanjang jalur pendakian Gunung Lawu. Penyisiran ini juga untuk  mencari dan menjemput para pendaki untuk segera turun melalui pos cemoro Kandang karena pos pendakian cemoro Sewu sudah di tutup sejak tanggal 14 lalu.  

“Hari ini (pagi) sudah berangkat dua tim RSU, untuk mencari pendaki yang tertahan di sana,” jelas Yohan di Solo Jawa Tengah, Selasa (20/10/2015).

Hasil penyisiran yang di lakukan tim sebelumnya terang Yohan, seluruh jenazah sudah teridentifikasi semua. Sembilan korban yang berhasil dievakuasi dua diantaranya yang selamat saat ini sedang dalam perawatan medis di RS di Surabaya dan satu lagi di RS DR. Moewardi Solo, Jawa Tengah. Dua orang selamat adalah Eko Nurhadi (48) dan Novi.

Sedangkan tujuh orang yang meninggal dunia yaitu Nanang Setia Utama, Sumarwan, Rita, Kartini, Awang dan Aris, sudah diserahkan pada keluarganya untuk segera di makamkan.  

“Penyisiran sekitar pukul 17.00 WIB dihentikan untuk sementara waktu. Supaya Perhutani bisa fokus untuk memadamkan api,” terangnya. 

Sementara itu  Waka Adm/KSKPH Surakarta Jhoni Andarhadi menyampaikan  pihak Perum Perhutani siap membantu korban meninggal dan juga luka-luka akibat kebakaran hutan Gunung Lawu melalui asuransi.  

“Namun besarnya asuransi kita belum tahu, pastinya sesuai ketentuan dari pihak asuransinya,” jelas Jhoni. 

Selain itu Jhoni juga menyesalkan tindakan para pendaki yang nekat melakukan pendakian meski mengetahui kondisi hutan gunung Lawu sedang terbakar. 

“Karena jalur pendakian Cemoro Sewu di tutup, ada kemungkinan para pendaki ini naik melalui jalur Cemoro Kandang yang kondisinya aman untuk di lalui,” papar Jhoni. 

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pihak Perhutani menghimbau agar tidak melakukan pendakian dan menempatkan petugas dan juga relawan  Anak Gunung Lawu (AGL)  di sepanjang jalur pendakian.  Mulai dari pos 1 hingga pos 5 agar tidak turun melalui jalur Cemoro Sewu. (BJ24)