Home Headline Perawatan Kolam di Balai Budidaya Ikan Air Tawar Ambarawa Buruk

Perawatan Kolam di Balai Budidaya Ikan Air Tawar Ambarawa Buruk

1701
0

SEMARANG, 28/9 (Beritajateng.net) – Kondisi kolam tempat pembenihan ikan Air Tawar di Balai Budidaya Ikan Air Tawar Ambarawa tidak terawat dengan baik. Tampak airnya keruh dan banyak tumbuhan lumut mengapung di air. Kondisi tersebut ditengarai karena perawatannya tidak bagus.

Anggota Pansus Retribusi DPRD Jateng Amin Ma’sum mengatakan, tidak bagusnya perawatan kolam menyebabkan pertumbuhan benih ikan tidak akan optimal dan kwalitas ikannya juga tidak baik.

“Kita sama sama melihat kondisi kolamnya tidak terawat dengan baik. Saya kira kalau perawatannya bagus pasti kwalitas benih ikan yang dihasilkan juga akan bagus,” ungkapnya ketika mengunjungi Balai Benih Ikan yang terletak di pinggir Kota Ambarawa ini.

Menurut politisi PAN ini, merawat kolam sebenarnya tidak berat kalau dikerjakan secara rutin tidak menunggu kondisinya buruk. Namun, menurut Amin, pengelola sepertinya kurang serius menjaga kebersihan kolam.

“Kalau dikerjakan setiap hari atau minimal begitu kelihatan kotor langsung dibersihkan maka kondisinya akan berbeda dan tidak berat. Kan disitu ada petugasnya,” beber Amin.

Sementara itu Kepala Balai Benih Ikan Ambarawa Bambang Pramono Setyo mengatakan, keruhnya air disebabkan suplai air ke kolam sangat kurang karena saat ini musim kemarau. Oleh karena itu dia mengharapkan bisa mendapat anggaran untuk membuat sumur artetis agar tidak tergantung pada musim.

“Suplai air yang masuk ke kolam sangat rendah karena musim kemarau,” katanya.

Ditanya tentang tumbuhan lumut yang banyak mengapung di air kolam, Bambang mengatakan, lumut lumut tersebut berasal dari dasar kolam yang mengapung. Dia mengakui lumut tersebut tidak bagus untuk pertumbuhan ikan.

“Memang cukup mengganggu bagi pertumbuhan ikan di sini. Kalau bersih pertumbuhan ikannya pasti lebih bagus,” pungkasnya.

(NK)