Home Kesehatan Perawat Honorer Tuntut Kesejahteraan  

Perawat Honorer Tuntut Kesejahteraan  

63
0
Para perawat honorer yang tergabung dalam FPHI Kendal protes karena mendapatkan honor minim.
           KENDAL, 18/5 (BeritaJateng.net) — Ternyata kondisi perawat honorer di Kendal kondisinya sangat miris. Bagaimana tidak, sebulan bahkan ada yang meneria honor sebesar Rp 75-200 ribu saja. Makanya, perawat honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perawat Honorer Indonesia (FKPHI) Kendal menuntut kenaikan upah.
             Jumlah perawat se-Kendal ada sejumlah 1.105 orang. Sedangkan perawat honorer yang ada di Puskesmas sebanyak 169 orang. Sementara perawat honorer yang bekerja di Rumah Sakit Soewondo Kendal sebanyak 129 orang.
              “Saya sudah 10 tahun bekerja sebagai perawat, tapi hanya menerima honor perbulan Rp 100 ribu saja. Jadi kami mohon perhatiannya dari pemerintah untuk memperbaiki nasib kami,” ujar Ketua FKPHI Kendal, Saifullah Bariklana, Kamis (18/5/2017) dalam seminar Keperawatan di Pendopo Kendal.
            Padahal, semangat pengabdian perawata honorer unutk membantu dan merawat pasien sama besarnya dengan para perawat yang sudah berstatus PNS. “Kami merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah,” kata Saifullah.
            Keluhan serupa dikatakan, Yustina Putroyuni, perawat honorer di Puskesmas Pageruyung. Ia mengaku sudah bekerja selama 10 tahun ini hanya mendapatkan honor Rp 75-100 ribu per bulan. “Bahkan malah kami tidak mendapatkan honor,” tuturnya.
           Nur Azizah, perawat Puskesmas Brangsong II  berharap perawat honorer mendapatkan kesejahteraan sama seperti guru honorer. Yakni mendapatkan tambahan honor dari pemkab Kendal. “Kalau bisa sebesar Rp 1 juta saja perbulan, kami ini sudah sangat bersyukur,” tuturnya. (sty/el)