Home Headline Peran Media Sangat Strategis Dalam Pelaksanaan Pilkada

Peran Media Sangat Strategis Dalam Pelaksanaan Pilkada

309

SEMARANG, 8/9 (Beritajateng.net) – Pelaksanaan tahapan pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak Desember 2020 mendatang sudah selesai masa pendaftaran. Saat ini menunggu masa pengesahan dan penetapan nomor urut pasangan calon. Tahapan tahapan pilkada sudah menjadi ranah penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU). Peran media massa dalam tahapan ini sangat strategis agar bisa berjalan dengan langsung, jujur dan adil serta sukses.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto dalam silaturahmi Ketua DPRD Jateng dengan Wartawan peliput kegiatan DPRD Jateng, Selasa (8/9).

“Setiap tahapan Pilkada harus bisa berjalan dengan baik dan tidak terjadi penyimpangan. Oleh karena itu peran media menjadi sangat penting,” ungkapnya pada pertemuan yang dilaksanakan di RM pesta Keboen ini.

Politisi yang akrab disapa Bambang Krebo ini menjelaskan, tahapan yang baru saja dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu (KPU) yakni pendaftaran pasangan calon. Pada tahp ini diketahui masih banyak dijumpai pelanggaran atas protocol kesehatan yang harus dipenuhi pada masa pandemic saat ini.

“Saya lihat media sudah berperan banyak dalam mengkritiei pendaftaran ini. Banyak berita yang menyampaikan kondisi pendaftaran yang dipenuhi massa. Inikan melanggar protocol kesehatan. Peran media sudah bagus dalam menyotoyi masalah ini,” katanya.

Masih banyak tahapan tahapan yang harus dicermati oleh media agar tidak terjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Tahapan krusial yang mungkin bisa terjadi adalah penetapam dan pengundian nomor urut yang akan dilakukan di Gedung KPU.

“Tahapan ini sangat rawan kalau massa pendukung tidak dicegah untuk ikut masuk dan berkerumun dalam tahap ini,” beber Krebo.

Tidak kalah pentingnya, lanjut Politisi yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kab Semarang selama 3 periode ini, adalah masa Kampanye pasangan calon. Walaupun dalam PKPU dengan tegas dilarang untuk mengadakan pengumpulan massa, namun potensi pelanggaran pada tahap ini sangat besar terjadi.

“Walaupun sudah jelas ada larangan pengumpulan massa dalam jumlah banyak tapi tahapan ini sangat rawan karena terjadi dalam waktu yang cukup lama dan tempat yang sangat luas,” urainya.

Gelaran Pilkada Serentak 2020 di masa adaptasi kebiasaan baru (new normal), oleh karena itu masyarakat harus dibiasakan dalam penerapan protokol kesehatannya seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan melakukan Physical Distanching.

“Kebiasaan baru (new normal) harus siberlakukan terhadap masyarakat misalnya penerapan protocol kesehatan. Penggunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak harus selalu diingatkan,” paparnya.

Pilkada Serentak 9 desember 2020 di Jawa Tengah dilaksanakan di 21 Kabupaten Kota. Krebo Berharap pelaksanaannya bisa berjalan lancer tanpa hambatan yang berarti dan menghasilkan pemimpin yang baik seperti yang dikehendaki masyarakat.

(ADV)