Home Headline Perampok Lintas Provinsi Sasar Ibu-ibu Dibekuk Polisi  

Perampok Lintas Provinsi Sasar Ibu-ibu Dibekuk Polisi  

178
0
Perampok Lintas Provinsi Sasar Ibu-ibu Dibekuk Polisi  
     Semarang, 5/4 (BeritaJateng.net) – Tim Resmob Polrestabes Semarang berhasil membekuk dua perampok lintas provinsi dengan sasaran para wanita paruh baya. Kedua pelaku masing masing bernama Erwin (40) warga Jalan Abdi Negara, Gulak Galik, Teluk Betung, Bandar Lampung, dan Amir (39) warga Jalan Cirendo, Leuwis Lemus, Cikande, Serang.
     Mereka ditangkap saat sedang berada di kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang Selasa (3/4) lalu. Petugas terpaksa menembak kaki kedua pelaku, lantaran mencoba melawan.
     Waka Polrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi mengatakan, dua pelaku ini sengaja menyasar wanita paruh baya lantaran tidak banyak melakukan perlawanan.
      “Para pelaku ini pura-pura bertanya, korban kemudian dipaksa dimasukan mobil, kemudian korban dianiaya dan dijarah hartanya, selanjutnya korban dibuang di ruas Jalan Tol,” ujarnya saat gelar perkara, Kamis (5/4).
      Keduanya mempunyai peran masing-masing saat melakukan aksinya. Erwin berperan sebagai eksekutor dan Amir berperan sebagai pengemudi.
Perampok Lintas Provinsi Sasar Ibu-ibu Dibekuk Polisi
 

Dari pemeriksaan Polisi, mereka sudah melakukan perampokan di Wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Adapun dua korban terakhir adalah Sri Murtini (51) warga Semarang Tengah dan Susi Sudarwati (61) warga Banyumanik Semarang. Untuk korban Sri Murtini ini dirampok saat menungu brt di halte  jalan setiabudi pada bulan februari lalu,   sedangkan korban susi Sudarwati dirampok saat berjalan kaki di jalan tusam raya banyumanik pada bulan maret lalu. Hasil terbanyak dalam satu tempat kejadian perkara senilai Rp 13 juta.

      Para pelaku ini memang sengaja mengincar ibu-ibu berusia 50 tahun ke atas, dan sedang berada di pinggir jalan tengah menunggu angkutan. Memilih target ibu-ibu setengah baya agar mudah melucuti harta bendanya.
      “Pilih ibu-ibu, karena biar ndak bisa melawan, dan gampang mengambil perhiasan atau uangnya,” ucap Erwin, yang bertindak sebagai eksekutor, di Mapolrestabes Semarang, Kamis (5/4).
       Bersama pelaku, diamankan satu unit mobil Daihatsu Xenia, sejumlah uang, ponsel, pakaian, dan kartu e-tol. Selanjutnya, kedua pelaku mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Semarang untuk diproses selanjutnya. (Nh/El)