Home Lintas Jateng Perairan Selatan Jateng-DIY Masih Kondusif Untuk Nelayan

Perairan Selatan Jateng-DIY Masih Kondusif Untuk Nelayan

images(78)

Cilacap, 16/3 (Beritajateng.net) – Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap memprakirakan perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kondusif bagi nelayan.

“Tinggi gelombang maksimum di perairan selatan Jateng-DIY, Selasa (17/3) hingga Jumat (20/3), diprakirakan hanya mencapai 1,5-2 meter,” kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Senin(16/3).

Menurut dia, tinggi gelombang 1,5-2 meter itu aman bagi nelayan tradisional yang menggunakan perahu berukuran kecil setelah sempat terganggu oleh cuaca buruk dalam beberapa pekan terakhir.

Kendati demikian, dia mengimbau nelayan untuk tetap waspada saat melaut karena hujan disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah perairan selatan Jateng-DIY.

“Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari,” jelasnya.

Dia mengakui bahwa hingga saat ini belum banyak nelayan yang melaut karena ikan masih jarang ditemukan di wilayah perairan selatan Jateng-DIY.

“Saat musim angin barat, seperti sekarang ini, ikan memang jarang ditemukan di perairan selatan Jateng-DIY sehingga belum banyak nelayan yang melaut,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, salah seorang nelayan Cilacap, Karim (45) mengaku belum berani melaut karena selain masih jarang ikan, hujan disertai petir juga sering terjadi di perairan selatan Jateng.

“Lebih baik saya memperbaiki perahu dan jaring agar siap digunakan saat ikan sudah banyak,” katanya.

Nelayan lainnya, Sarto (40) mengaku nekat melaut meskipun hanya jarak dekat dengan sistem “jolokan” atau pergi pada pagi hari dan pulang menjelang siang.

“Saya hanya mencari ikan di sekitar Teluk Penyu meskipun hanya dapat ikan sedikit. Kalau tidak melaut, bagaimana saya bisa memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Organisasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap Indon Tjahjono mengimbau nelayan untuk tetap waspada karena cuaca buruk diprakirakan masih akan berlangsung hingga akhir bulan Maret 2015.(ant/BJ)

Advertisements