Home Headline Penyebar Video Tari Erotis di Pantai Jepara Bisa Dijerat UU ITE

Penyebar Video Tari Erotis di Pantai Jepara Bisa Dijerat UU ITE

6634
0
Tarian erotis di salah satu ulang tahun club motor heboh di media sosial dan di kecam netizen.

Jepara, 19/4 (BeritaJateng.net) – Pasca hebohnya kasus tari erotis di Pantai Kartini Jepara, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan video tersebut. Hal itu lantaran dapat menyeret penyebar video itu ke meja hukum dengan jeratan UU ITE.

Tari erotis dalam acara komunitas motor tersebut kali pertama menyebar lewat media sosial. Dalam video, tiga orang wanita menari erotis hanya mengenakan bikini dan iringan musik menghentak. Di sekelilingnya para pria anggota komunitas motor, sebagian di antaranya mengarahkan kamera ponsel ke arah tiga penari tersebut.

“Iya bisa kena UU ITE. Kami imbau masyarakat stop menyebar gambar (video),” ujar Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Suharta saat dihubungi, Kamis (19/4/2018).

Sedangkan untuk video yang menyebar beberapa saat setelah kejadian, pihaknya masih akan mengkaji. “Masih kami kaji dulu. Yang jelas jumlah tersangka bisa bertambah mengingat acara melibatkan orang banyak,” tandasnya.

Saat kejadian, Sabtu (14/4) Polres Jepara yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk menghentikan acara. Langkah ini diambil karena acara itu tidak sesuai perizinan. Belasan saksi diperiksa.

Tujuh orang di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah B dan H (panitia penyelenggara), AL (penghubung panitia dengan agen penari), dan tiga penari K warga Purwokerto, V warga Semarang serta E warga Pati.

Enam tersangka dilakukan penahanan, E yang disebut sebagai Mami tidak ditahan karena dinilai koorperatif dan masih memiliki balita. (El)